Langsung ke konten utama

Lembaga Survei Bingungkan Masyarakat - pemilu.okezone.com

Lembaga Survei Bingungkan Masyarakat - pemilu.okezone.com

JAKARTA - Hasil-hasil lembaga survei telah membuat bingung masyarakat. Kondisi ini membuat mayarakat menjadi kurang percaya terhadap hasil survei yang dinilai tidak independen lagi.

Terbukti, sejumlah lembaga survei terkesan ingin menggiring opini publik ke arah kontesta Pilpres tertentu. Padahal hasil survei merupakan salah satu instrumen penting dalam demokrasi.

Demikian diungkapkan oleh Direktur Eksekutif Media Centre GPS Anto Sudarto melalui keterangan tertulisnya, Minggu (15/6/2009).

Dia menilai kredibilitas lembaga survei tengah merosot di mata publik. Ini disebabkan lembaga survei terkesan berusaha menggiring opini publik dengan hasil-hasil surveinya. Sebab, lembaga survei tersebut berusaha memenuhi pesanan dari fundingnya (penyumbang dana).

Menurut dia, lembaga survei boleh saja menerima bantuan dana dari pihak manapun. Namun, publikasi hasil-hasil survei perlu memenuhi kode etik. Etikanya adalah, lembaga survei yang dipesan untuk melakukan survei hanya memberikan hasil surveinya pada pihak pemesan. Kecuali, lembaga survei tersebut bergerak independen yang dibiayai masyarakat.

Anto mengakui hasil lembaga survei cenderung menggiring opini publik untuk mengikuti suara mayoritas. Kecenderungan inilah yang dimanfaatkan kontestan pilpres untuk menarik dukungan suara. Hasil survei juga bermanfaat untuk meningkatkan kepercayaan diri tim suksesnya.

"Pada posisi ini hasil survei menjadi alat political marketing (pemasaran politik) disamping iklan politik," ungkapnya.

Menurut Anto, kebingungan mayarakat terhadap hasil-hasil survei dapat diatasi dengan cara memperhatikan kredibilitas dan track record lembaga survei. Di samping itu, dapat dilihat pula metodologi yang digunakan dalam mengumpulkan sampling dan instrumen pertanyannya.

Jadi, Anto menambahkan, kalau terjadi perbedaan hasil survei dari beberapa lembaga survei itu terletak pada perbedaan penggunaan metodologi dan instrumen pertanyaannya. Lembaga survei yang memiliki kredibilitas biasanya menggunakan sampling yang benar dengan instrumen pertanyaan yang tidak tendensius atau mengarahkan.

"Kalau lembaga survei yang abal-abal (dadakan) pasti metodologi yang digunakan tidak benar," katanya.

Karena itu, lanjut Anto perlu diwaspadai dengan lembaga-lembaga survei yang tiba-tiba muncul di tengah-tengah masyarakat pada saat terjadi persaingan politik nasional maupun lokal seperti pilpres dan pilkada. Lembaga seperti ini biasanya lembaga survei yang dibuat peserta pilpres atau pilkada.

"Tujuannya jelas, hasil-hasilnya pasti memenangkan kandidat yang menjadi donaturnya," jelas Anto.

Maka, Anto menilai asosiasi lembaga survei harus membuat aturan main yang jelas serta kode etik dalam penggunaan metodologi, dan publikasi hasil survei. Hasil survei yang dipublikasikan harus bisa dipertanggungjawabkan di depan akademisi dan asosiasi lembaga survei.
(jri)

Shared via AddThis

Komentar

Posting Komentar

Silahkan Tinggalkan Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Dokter di Hermina Bekasi

Nah,  kali ini sempet2in mo nulis pengalaman semalam ke hermina.  Meski udah lama banget pengen tulisin satu2 dokter yg pernah ditemui di hermina.  So far,  hampir sebagian besar saya cocok sm dokter2 yang ada di RS ini.  Meskipun Hermina sekarang udah gak kayak RS dulu yang rasanya lebih nyaman dr segi fasilitas.  Karena sejak berubah jd RS umum,  pelayanannya sepertinya sedikit menurun. Namun,  saya gak bahas soal itu.  Tapi bahas soal dokter aja deh.. Hehe.. Kalo soal dokter bagus nggak bagus sih relatif,  karena dokter itu cocok2an menurut saya.  Gak harus dokter yang bayarannya mahal itu selalu bagus,  n sebaliknya.  Yg penting kita cocok n nyaman sama dokternya,  udah gitu aja, pasti berikut2nya bakalan balik lagi sm dokter itu.  Semoga setelah dibikin review beberapa dokter berikut,  bisa membuat saya tetap mengingat jasa2 mereka...
Pertama,  dokter marly susanti. dokter kandungan. Dokter yang lewat dia saya akhirnya hamil n alhamdulillah lancar sampe lahiran. Keguguran 2x n …

Backpacker Pulau Pari

Hamil Qeena sekitar 5 bulan diajak jalan lagi sama suami. Kali ini yang deket aja sebenernya tp mesti nyebrangin lautan dulu. Yaitu ke pulau Pari di Kepulauan Seribu. Berangkat satu alumni games COC jaman blm ada kakak dulu. Kita jalan sebelum subuh dan subuh di daerah muara angke kalo ga salah. Nuansanya masih nuansa ngantuk tp ternyata udah rameee banget yang ada disana.. Ya, rata2 para wisatawan lokal yang mau berkelana ke kepulauan seribu. Ada banyak pulau yang bisa dinikamati di sana. Tapi kita memilih ke pulau pari. Pulau yang sudah sempat di survey oleh salah seorang rekan suami. 
Habis sholat subuh, para suami mengantri buat dapetin tiket boat dr dinas perhubungan, denger kabar sih kapalnya lebih nyaman mirip speed boat (ntah bener ntah engga, bunda juga ga liat, mirip kapal pesiar gitu katanya, wakaka). Harga tiketnya sedikit lebih mahal tapi ga mahal2 banget juga. Ga sampe 50rb. Trus ternyta utk yang bisa naik ke kapal iu dibatesin dong, cm bs sktr 5orang per pulau. Jadi it…

Hikmah dari sebuah Bunga (cara menumbuhkan kembali bunga yang mati)

Setiap cewe pasti pengen rumahnya tampak indah dengan bunga-bunga. Begitu juga saya. Alhamdulillah akhirnya bisa nyicil rumah. Salut tak terhingga sama suami. Yang jelas kalo keinginan dan usaha kita kuat, insyaAllah pasti ada jalan :). 
Sampelah akhirnya pindah ke rumah baru. Sekitar bulan juli 2012. Inget banget saat itu lagi puasa. Dan  harus bolak balik rumah kontrakan dan rumah baru tuk mindahin barang-barang. Gak kebayang lelahnya. Tapi, alhamdulillah terbayarkan dengan leganya bisa punya rumah dan langsung tidur disana malam itu setelah pasang AC. Jadi inget, saya harus makan buat ama suami, satu bungkus nasi buat berdua. Karena ternyata beli nasinya kurang. Tukang AC nya ada 2 orang ternyata. Ditambah sama adik ipar, akhirnya kurang satu. Jadi deh, makan nasi berdua suami. So sweet banget, tapi masih laper.. Haha...
Tinggal dirumah baru pastinya harus benah-benah n rapi-rapi dulu. Setelah selesai beres-beres, ngerasa ada yang kurang. Yaitu tanaman. Untuk mempercantik dan memperi…