Langsung ke konten utama

cita-cita

gue adalah orang yang suka bermimpi. Dari dulu sampai sekarang selalu saja bermimpi, masih bermimpi dan punya cita-cita yang (kalau menurut gue) ga bakalan tercapai berdasarkan keadaan nyata saat berlangsung.

Saat masih kecil cita-cita gue emang ga menentu. saat ditanya cita-cita gue apa bergantian jawab, dokter, astronot, polisi atau tentara. Namun hal itu mulai berubah saat SMP gue tahu kalau gue ternyata ga bakat bikin tulisan bagus (tulisan gue amburadul) akhirnya memutuskan untuk mengejar cita-cita untuk jadi dokter.

Cita-cita jadi dokter tyernyata mesti kandas, karena waktu SMA gue mulai merasa yakin ga bakal bisa jadi dokter dengan keadaan gue saat itu. Dengan nilai yang amburadul gue ga bisa masuk ke jurusan IPA apalagi beberapa kali gue merasa pusing saat masuk ke ruang praktek Nek Bidan. Ouuughh.... Akhirnya, sempat beralih cita-cita menjadi diplomat (karena waktu belum begitu tahu ada pelajaran yang paling seru dan asyik di IPS yakni Akuntansi, taunya nanti kuliah di Hubungan International). Setelah lama bergelut di IPS, akhirnya gue nentuin tujuan baru jadi Akuntan!!!

Akuntansi itu asyik, menyita otak dan membutuhkan ketelitian. Namun semuanya sirna karena kelakuan dan kebodohan gue setelah lulus SMA, entah kenapa mesti ngikut kampret-kampret "unggul SMA 2 ke Bandung buat BIMBEL jurusan IPA. Entah kenapa juga pas SPBM ngambil IPC. Huuuh.. hilang sudah impiannya, akhirnya stop untuk bermimpi saat gue di terima di Perumahsakitan D3FKUI. Karena semua yang bilang ke gue, ga bakal bisa lanjut ke Akun jika nanti lulus dari D3 ini kecuali di swasta.. Ohhh....

Akhirnya mesti mengubur cita-cita yang bergelora di jiwa, dan kembali dihadapkan pada status mencari cita-cita baru. Ketemu sang Suhu diajak ikutan bangtuin dia mengisi acara nikah. Awalnya cuma ngangkatin sound systemnya, tapi belakang-belakangnya diajakin buat jadi penyanyi dengan suara yang pas-pasan ini. Sempat bikin band sama sang suhu, namun mesti hancur juga karena ketidak seriusan kita semua. Saat bergelut di situ, sempat bermimpi juga bisa tenar..hehehe

Akhirnya sekarang harus realistis, gue sekarang bercita-cita jadi Presiden di 2024(Realistis ga sih..hehehe). Awalnya cuma jadi bahan becandaan, tapi lama kelamaan jadi hati ini jadi menggebu ya? HEhehe.. Yah jika nanti ga bisa jadi presiden republik ini, setidaknya jadi Presiden Direktur sebuah perusahaan. Dan cita-cita terakhir ini semoga bisa tercapai, sebelum nantinya berganti jadi cita-cita yang lainnya..haahhaa

Komentar

Favorit

RESONANSI JIWA... (*Cintailah Cinta”)

“Memang menyakitkan ketika Kita mencintai seseorang, namun Ia tidak membalasnya. Tetapi yang lebih menyakitkan adalah ketika Kita mencintai seseorang dan Kita tidak pernah dapat menumbuhkan keberanian untuk mengungkapkan perasaan Kita padanya. “***

Usai ngobrol dengan salah seorang teman yang bertanya kira-kira seperti ini, “ Apa ya kira-kira yang akan terjadi dengan kehidupan kita 10 tahun kedepan??? “Hm... lucu juga kalo kita bisa mengingat kembali masa-masa lalu yang telah di lewati. Putih, hitam, terang dan gelapnya hidup kita mewarnai setiap langkah manusia. Jadi ingat satu kata dari orang tua... “Nak ... hidup ini yaa... dijalani ajah. Jangan dipikirkan bagaimana n seperti apa kita nanti... Yang jelas kita berjuang dalam kehidupan... “ Merdekaaa... hehe(just kid) ^_*Lalu, memory otak kembali berputar, ingat kejadian saat-saat kuliah, terkesan dengan salah seorang pembicara dalam sebuah training motivasi. Pembicara tersebut menyampaikan cara dia menjalani hidup yang memang kita t…

Review Dokter di Hermina Bekasi

Nah,  kali ini sempet2in mo nulis pengalaman semalam ke hermina.  Meski udah lama banget pengen tulisin satu2 dokter yg pernah ditemui di hermina.  So far,  hampir sebagian besar saya cocok sm dokter2 yang ada di RS ini.  Meskipun Hermina sekarang udah gak kayak RS dulu yang rasanya lebih nyaman dr segi fasilitas.  Karena sejak berubah jd RS umum,  pelayanannya sepertinya sedikit menurun. Namun,  saya gak bahas soal itu.  Tapi bahas soal dokter aja deh.. Hehe.. Kalo soal dokter bagus nggak bagus sih relatif,  karena dokter itu cocok2an menurut saya.  Gak harus dokter yang bayarannya mahal itu selalu bagus,  n sebaliknya.  Yg penting kita cocok n nyaman sama dokternya,  udah gitu aja, pasti berikut2nya bakalan balik lagi sm dokter itu.  Semoga setelah dibikin review beberapa dokter berikut,  bisa membuat saya tetap mengingat jasa2 mereka...
Pertama,  dokter marly susanti. dokter kandungan. Dokter yang lewat dia saya akhirnya hamil n alhamdulillah lancar sampe lahiran. Keguguran 2x n …

Hikmah dari sebuah Bunga (cara menumbuhkan kembali bunga yang mati)

Setiap cewe pasti pengen rumahnya tampak indah dengan bunga-bunga. Begitu juga saya. Alhamdulillah akhirnya bisa nyicil rumah. Salut tak terhingga sama suami. Yang jelas kalo keinginan dan usaha kita kuat, insyaAllah pasti ada jalan :). 
Sampelah akhirnya pindah ke rumah baru. Sekitar bulan juli 2012. Inget banget saat itu lagi puasa. Dan  harus bolak balik rumah kontrakan dan rumah baru tuk mindahin barang-barang. Gak kebayang lelahnya. Tapi, alhamdulillah terbayarkan dengan leganya bisa punya rumah dan langsung tidur disana malam itu setelah pasang AC. Jadi inget, saya harus makan buat ama suami, satu bungkus nasi buat berdua. Karena ternyata beli nasinya kurang. Tukang AC nya ada 2 orang ternyata. Ditambah sama adik ipar, akhirnya kurang satu. Jadi deh, makan nasi berdua suami. So sweet banget, tapi masih laper.. Haha...
Tinggal dirumah baru pastinya harus benah-benah n rapi-rapi dulu. Setelah selesai beres-beres, ngerasa ada yang kurang. Yaitu tanaman. Untuk mempercantik dan memperi…