Langsung ke konten utama

Kisah di Hari Rabu

04.00an
Tiba2 terbangun. Hm... mata ini masih mengantuk. Tapi kenapa terbangun dengan perasaan yang seperti ini? Alhamdulillahilladzi ahyana ba’dama ‘amatana wa ilaihinnusyur..

Hati masih sangat senang mengingat kejadian sebelum kuterbenam dalam lelapnya malam. Disaat pangeran kehidupan memberikanku keyakinan.

Segera meniatkan untuk bertemu denganNya. Tak berapa lama, kuterenyuh dalam pembicaraan menyejukkan. Mengisi ruang2 hati yang tak mampu kuungkapkan.

Di saat pembicaraan terputus untuk menundukkan hati pada Sang Pemilik Kehidupan. Hati ini terasa tenteram. Kulanjutkan untuk bercakap denganNya. Ya Allah... terima kasih Engkau berikanku pangeran kehidupan... Mudahkanlah jalannya...

05.00an
Kembali menundukkan hati ini. Tak henti2nya kumemohon padaMu Ya Allah... Tenangkan perasaan yang tak jelas ini. Dari mulai terbangun kumemiliki perasaan yang tak kuketahui. Namun rasa senang dihati dapat menghilangkan semua perasaan gundah. Kucoba untuk menepis segala yang kurasakan...

Keluar kamar. Sambil nyari2 kerjaan, emang karena lagi ga da kerjaan. ^^
Kumencoba untuk membersihkan pemberian yang tak ternilai harganya. Tas pemberian yang selalu ingin kurawat hingga tak sedikit orang yang menjadi iri, mereka menginginkannya. Kadang bingung, setiap benda2 yang kumiliki selalu dibilang bagus. Selalu dibilang suka. Apa mereka ingin memilikinya atau hanya sekedar memuji agar ku memberikannya? Ah... andai kubisa... sayangnya yang satu ini pemberian. Jadi jangan bilang aku pelit jika tak mau memberikan...hihi

Dulu setiap baju yang kukenakan selalu dibilang baju bandung dan bagus (padahal belinya ga diBandung smua, tp dikampung)^^. Tahu gitu sebelum pulang ke kampung halaman kubeli barang2 yang kira2 disuka orang satu lusin. Kujual supaya tak ada lagi yang menginginkan semua yang kukenakan. Hehehe... (terinspirasi ide seorang teman..). Lalu bilang, ini barang bandung loh... hehe. Meski di kampung halaman juga banyak... haha.. (semua tertipu, karena kuhanya senyum kalo ada yang nanya beli dimana...)...heee ^_^, ga mau ah... ntar sama...

Disaat terhanyut dalam kerjaan (seksi kebersihan tas, hehe. Emang ga da kerjaan nih)... Kembali tersentuh dalam panggilan seorang “teman”...
Mhh... ada kegundahan yang ingin kusampaikan. Tapi, pembicaraan terlalu menyenangkan. Berat tuk ungkapkan. Dari semula perasaan sudah mulai takut. Suatu pertanda sudah kurasakan. Tapi, ku harus bisa sampaikan. Untuk kebaikan ke depan.

06.00an
Mhh... lega bisa menyampaikannya. Walau dia sendiri sudah berniat melakukannya. Tapi kuhanya ingin mengingatkan. Meski hanya lewat sms. Kurasa ini harus dilakukan. Apapun resikonya. Segala gundah kutepis. Tak ada yang perlu dirisaukan. Allahlah tempat kuberserah.

11.00an
Sms demi sms kucoba hadapi dengan ketenangan. Meski kesedihan mulai meronta untuk dikeluarkan di saat kabar2 yang kutakutkan dia beritakan siangnya. Ku harus siap. Apapun keputusannya. Tetap kukembalikan pada Sang Pemilik Keputusan.

Alhamdulillah... Ya Allah...
Terima kasih Engkau masih memberikanku pangeran kehidupan...
Ketenangan demi ketenangan membuat hati ini kembali terisi warna2 yang indah. Kupercayakan seluruhnya padaMu dan padanya...
Semoga hati ini semakin kuat berikatan...
Sehingga semakin tegar melalui ujian2 selanjutnya...

Komentar

Favorit

RESONANSI JIWA... (*Cintailah Cinta”)

“Memang menyakitkan ketika Kita mencintai seseorang, namun Ia tidak membalasnya. Tetapi yang lebih menyakitkan adalah ketika Kita mencintai seseorang dan Kita tidak pernah dapat menumbuhkan keberanian untuk mengungkapkan perasaan Kita padanya. “***

Usai ngobrol dengan salah seorang teman yang bertanya kira-kira seperti ini, “ Apa ya kira-kira yang akan terjadi dengan kehidupan kita 10 tahun kedepan??? “Hm... lucu juga kalo kita bisa mengingat kembali masa-masa lalu yang telah di lewati. Putih, hitam, terang dan gelapnya hidup kita mewarnai setiap langkah manusia. Jadi ingat satu kata dari orang tua... “Nak ... hidup ini yaa... dijalani ajah. Jangan dipikirkan bagaimana n seperti apa kita nanti... Yang jelas kita berjuang dalam kehidupan... “ Merdekaaa... hehe(just kid) ^_*Lalu, memory otak kembali berputar, ingat kejadian saat-saat kuliah, terkesan dengan salah seorang pembicara dalam sebuah training motivasi. Pembicara tersebut menyampaikan cara dia menjalani hidup yang memang kita t…

Review Dokter di Hermina Bekasi

Nah,  kali ini sempet2in mo nulis pengalaman semalam ke hermina.  Meski udah lama banget pengen tulisin satu2 dokter yg pernah ditemui di hermina.  So far,  hampir sebagian besar saya cocok sm dokter2 yang ada di RS ini.  Meskipun Hermina sekarang udah gak kayak RS dulu yang rasanya lebih nyaman dr segi fasilitas.  Karena sejak berubah jd RS umum,  pelayanannya sepertinya sedikit menurun. Namun,  saya gak bahas soal itu.  Tapi bahas soal dokter aja deh.. Hehe.. Kalo soal dokter bagus nggak bagus sih relatif,  karena dokter itu cocok2an menurut saya.  Gak harus dokter yang bayarannya mahal itu selalu bagus,  n sebaliknya.  Yg penting kita cocok n nyaman sama dokternya,  udah gitu aja, pasti berikut2nya bakalan balik lagi sm dokter itu.  Semoga setelah dibikin review beberapa dokter berikut,  bisa membuat saya tetap mengingat jasa2 mereka...
Pertama,  dokter marly susanti. dokter kandungan. Dokter yang lewat dia saya akhirnya hamil n alhamdulillah lancar sampe lahiran. Keguguran 2x n …

Hikmah dari sebuah Bunga (cara menumbuhkan kembali bunga yang mati)

Setiap cewe pasti pengen rumahnya tampak indah dengan bunga-bunga. Begitu juga saya. Alhamdulillah akhirnya bisa nyicil rumah. Salut tak terhingga sama suami. Yang jelas kalo keinginan dan usaha kita kuat, insyaAllah pasti ada jalan :). 
Sampelah akhirnya pindah ke rumah baru. Sekitar bulan juli 2012. Inget banget saat itu lagi puasa. Dan  harus bolak balik rumah kontrakan dan rumah baru tuk mindahin barang-barang. Gak kebayang lelahnya. Tapi, alhamdulillah terbayarkan dengan leganya bisa punya rumah dan langsung tidur disana malam itu setelah pasang AC. Jadi inget, saya harus makan buat ama suami, satu bungkus nasi buat berdua. Karena ternyata beli nasinya kurang. Tukang AC nya ada 2 orang ternyata. Ditambah sama adik ipar, akhirnya kurang satu. Jadi deh, makan nasi berdua suami. So sweet banget, tapi masih laper.. Haha...
Tinggal dirumah baru pastinya harus benah-benah n rapi-rapi dulu. Setelah selesai beres-beres, ngerasa ada yang kurang. Yaitu tanaman. Untuk mempercantik dan memperi…