Langsung ke konten utama

ESQ = Sesat???

Gue memang ga pernah tau dan ga pernah peduli dengan acara-acara
Training atau malah acara spritiual. Gue Cuma ngikut pengajian di masjid
doank (itupun kalo sempat). Kadang gue Cuma heran aja dengan para
pengikut dari acara-acara tersebut yang begitu cinta banget sama guru
mereka. Mengagungkan semua ajaran yang mereka peroleh.

Seperti dibawah ini
(dikutip dari
http://riky.kurniawan.us/idea/emotional-spiritual-quotient/ )
Membaca buku ESQ Way, seperti menguak tabir rahasia tentang adanya
korelasi yang sangat kuat antara dunia usaha, profesionalisme dan
manajemen modern, dalam hubungannya dengan intisari Islam, yaitu Rukun
Iman dan Rukun Islam. Pemahaman dan pendalaman kedua unsur inti ini,
telah melahirkan sebuah pemikiran baru yang segar yang dinamakan ESQ
atau Kecerdasan Emosi dan Spiritual. Penulis buku ini, Ary Ginanjar,
adalah seorang pengusaha muda yang tidak pernah mengenyam pendidikan
formal mengenai keagamaan atau psikologi. Ia mendalami bidang keagamaan
dengan mandiri melalui metode "kemerdekaan berpikir". Dalam buku ini, ia
berusaha menggabungkan Emotional Intelligence (EQ) yang didasari dengan
hubungan antara manusia dengan Tuhannya (SQ), sehingga menghasilkan ESQ:
Emotional and Spiritual Quotient. Ary Ginanjar memaparkan pemikirannya
melalui sebuah ESQ Model, yang menggambarkan seluruh pemahaman dan
fenomena secara komprehensif. Bermula dari titik fitrah, berlanjut
kepada pembangunan prinsip hidup yang membangun mental, hingga
ketangguhan sosial yang dirangkumkan secara berintegrasi.

Buku ini terdiri dari empat bagian yang masing-masing memaparkan
mengenai unsur-unsur yang terdapat pada ESQ Model. Pada bagian satu (
Zero Mind Process-Penjernihan Emosi), penulis mengharapkan pembaca dapat
berpikir secara jernih terlepas dari belenggu pemikiran yang selama ini
menghalangi kecerdasan emosi manusia. Hasil dari penjernihan emosi ini
dinamakan "God-Spot" atau fitrah. Pada bagian dua ( Mental Building),
Ary Ginanjar menjelaskan tentang arti pentingnya alam pikiran. Di tahap
ini, penulis menjabarkan mengenai cara membangun alam berpikir dan emosi
secara sistematis berdasarkan Rukun Iman yang diperkenalkan dengan
istilah Enam Prinsip, yaitu:

Star Principle - Prinsip Bintang (Iman kepada Allah)
Angel Principle - Prinsip Matahari (Iman kepada Malaikat)
Leadership Principle - Prinsip Kepemimpinan (Iman kepada Nabi dan Rasul)
Learning Principle - Prinsip Pembelajaran (Iman kepada Al Qur'an)
Vision Principle - Prinsip Masa Depan (Iman kepada Hari Kemudian)
Well Organized Principle - Prinsip Keteraturan (Iman kepada Ketentuan
Allah)

Pada bagian tiga (Personal Strength-Ketangguhan Pribadi), berisi
mengenai penjabaran mengenai tiga langkah pengasahan hati yang
dilaksanakan secara berurutan dan sangat sistematis berdasarkan Rukun
Islam. Langkah ini dimulai dengan Mission Statement (Dua Kalimat
Syahadat), dilanjutkan dengan Character Building (Shalat 5 Waktu) dan
diakhiri dengan Self Controlling (Puasa). Dengan melakukan ketiga
langkah ini, pembaca diharapkan dapat memiliki ketangguhan pribadi.
Menurut penulis, ketangguhan pribadi perlu diimbangi dengan ketangguhan
sosial yang dapat diwujudkan dengan pembentukan dan pelatihan untuk
melakukan sinergi dengan orang lain atau dengan lingkungan sosialnya.
Pelatihan yang diberikan dinamakan Strategic Collaboration atau Langkah
Sinergi (Zakat) dan Total Action atau Langkah Aplikasi Total (Haji).

Inti dari buku ini adalah untuk menjadi seorang yang sukses, tidak hanya
dibutuhkan intelegensi yang tinggi tapi juga kecerdasan emosi yang tidak
hanya berorientasi pada hubungan antar manusia semata tapi juga
didasarkan pada hubungan manusia dengan Tuhannya. Buku ini mensinergikan
kebenaran ajaran Islam dengan penemuan ilmiah dan teori-teori dari para
pakar ilmu pengetahun di "Barat", khususnya ilmuwan di bidang EQ atau
kecerdasan emosi.
Buku yang perlu dibaca, tidak hanya oleh kalangan agamawan atau ilmuwan
tetapi juga oleh masyarakat umum. Dan hendaknya dijadikan bahan acuan
pemikiran dan langkah bagi masyarakat Indonesia pada umumnya dan umat
Islam khususnya demi kemajuan bangsa dan negara secara keseluruhan.

Tapi ternyata Mufti Malaysia (mungkin setingkat MUInya di Indonesia),
malahan memandang ajaran ini sebagai ajaran yang bertentangan dengan
islam.

Berikut tulisan yang gue kutip dari
http://www.detiknews.com/read/2010/07/07/072816/1394431/10/esq-ary-ginan
jar-dianggap-sesat-oleh-mufti-malaysia

Emotional and Spiritual Quotient (ESQ) milik Ary Ginanjar Agustian
dinilai sesat oleh Mufti Malaysia. Ajaran ESQ dipandang banyak yang
bertentangan dengan ajaran agama Islam.

Dikutip dari situs www.muftiwp.gov.my, Rabu (7/7/2010), Fatwa Mufti
Malaysia itu ditandatangani oleh Mufti wilayah persekutuan Malaysia,
Datuk Hj. Wan Zahidi bin Wan Teh tanggal 10 Juni 2010. Oleh Mufti
Malaysia, ESQ dianggap ajaran yang dapat merusak akidah serta syariah
Islam.

Ciri-cirinya, menurut Mufti Malaysia adalah, ESQ mendukung paham
liberalisme karena menafsirkan Al-Quran dan As-Sunnah secara bebas. ESQ
mengajarkan bahwa pada dasarnya ajaran seluruh agama adalah benar dan
sama.

ESQ juga diangap menuduh para Nabi mencapai kebenaran melalui pengalaman
dan pencarian. Ini sangat bertentangan dengan akidah Islam soal Nabi dan
Rasul.

ESQ dituduh telah mencampuradukan ajaran kerohanian bukan Islam dengan
ajaran Islam. Mufti juga melihat jika ESQ menekankan konsep 'suara hati'
sebagai rujukan utama dalam menentukan baik buruk suatu perbuatan.

ESQ juga dianggap salah karena telah menjadikan logika sebagai rujukan,
bukannya Al-Quran dan Hadis. Mukjizat juga tidak dipandang di ESQ karena
bertentangan dengan keadaan zaman sekarang yang serba logik.

ESQ dinilai salah karena menggunakan Kod 19 rekaan dari Rasyad Khalifah
untuk menafsirkan Al-Quran. Rasyad Khalifah mengaku sebagai rasul dan
membawa agama baru yang dinamakan 'submission'. Teori ini bahkan
dipandang lebih tinggi dibanding Al-Quran.

ESQ menyamakan bacaan Al-fatiha sebanyak 17 kali oleh orang Islam dengan
ajaran Bushido Jepang. ESQ dianggap telah menafsirkan makna kalimat
syahadat dengan "triple one". Menurut Mufti, itu adalah tafsiran sesat.

Dalam laman facebook yang dibuat oleh pengikut ajaran Ary, salah seorang
juga sempat menanyakan soal fatwa Mufti ini. Account dengan nama 'FKA
ESQ 165 - Samarinda Kukar' tersebut meminta tanggapan dari pengikut yang
lain terkait fatwa Mufti.

Hingga kini Ary Ginanjar belum bisa dihubungi. Dia masih berada di luar
negeri. Sedangkan sekretarisnya, Susi, tidak mau mengomentari fatwa ini.

Ajaran Islam sudah ada aturannya, tidak ada dalam ajaran Islam yang
menyamakan Islam dengan agama yang lain, so.. Apakah ESQ benar Sesat??
Wallahu Alam

Komentar

  1. CUMA DIANGGAP SESAT DI TIGA WILAYAH SELEBIHNYA TRAINING MASIH BERJALAN BACA LAGI DETIK NEWSNYA BIAR LENGKAP...

    BalasHapus
  2. sebenernya mungkin mufti MUI itu salah pengertian..
    padahal yg ESQ maksud disitu adalah A tapi mereka salah mengartikannya menjadi B.
    coba aja di pikirkan lagi

    BalasHapus
  3. baru mempelajari dulu, benarkah informasinya.

    BalasHapus
  4. khutut (yang punya Blog)7 Juli 2010 13.56

    mungkin juga begitu, nanti akan diupdate lagi beritanya...

    BalasHapus
  5. Wahh...g mau ngambil pusing... ajarannya sesat atau g... yang penting ketika ajarannya itu punya manfaat bagi orang lain, not bad...

    BalasHapus

Posting Komentar

Silahkan Tinggalkan Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Dokter di Hermina Bekasi

Nah,  kali ini sempet2in mo nulis pengalaman semalam ke hermina.  Meski udah lama banget pengen tulisin satu2 dokter yg pernah ditemui di hermina.  So far,  hampir sebagian besar saya cocok sm dokter2 yang ada di RS ini.  Meskipun Hermina sekarang udah gak kayak RS dulu yang rasanya lebih nyaman dr segi fasilitas.  Karena sejak berubah jd RS umum,  pelayanannya sepertinya sedikit menurun. Namun,  saya gak bahas soal itu.  Tapi bahas soal dokter aja deh.. Hehe.. Kalo soal dokter bagus nggak bagus sih relatif,  karena dokter itu cocok2an menurut saya.  Gak harus dokter yang bayarannya mahal itu selalu bagus,  n sebaliknya.  Yg penting kita cocok n nyaman sama dokternya,  udah gitu aja, pasti berikut2nya bakalan balik lagi sm dokter itu.  Semoga setelah dibikin review beberapa dokter berikut,  bisa membuat saya tetap mengingat jasa2 mereka...
Pertama,  dokter marly susanti. dokter kandungan. Dokter yang lewat dia saya akhirnya hamil n alhamdulillah lancar sampe lahiran. Keguguran 2x n …

Backpacker Pulau Pari

Hamil Qeena sekitar 5 bulan diajak jalan lagi sama suami. Kali ini yang deket aja sebenernya tp mesti nyebrangin lautan dulu. Yaitu ke pulau Pari di Kepulauan Seribu. Berangkat satu alumni games COC jaman blm ada kakak dulu. Kita jalan sebelum subuh dan subuh di daerah muara angke kalo ga salah. Nuansanya masih nuansa ngantuk tp ternyata udah rameee banget yang ada disana.. Ya, rata2 para wisatawan lokal yang mau berkelana ke kepulauan seribu. Ada banyak pulau yang bisa dinikamati di sana. Tapi kita memilih ke pulau pari. Pulau yang sudah sempat di survey oleh salah seorang rekan suami. 
Habis sholat subuh, para suami mengantri buat dapetin tiket boat dr dinas perhubungan, denger kabar sih kapalnya lebih nyaman mirip speed boat (ntah bener ntah engga, bunda juga ga liat, mirip kapal pesiar gitu katanya, wakaka). Harga tiketnya sedikit lebih mahal tapi ga mahal2 banget juga. Ga sampe 50rb. Trus ternyta utk yang bisa naik ke kapal iu dibatesin dong, cm bs sktr 5orang per pulau. Jadi it…

Hikmah dari sebuah Bunga (cara menumbuhkan kembali bunga yang mati)

Setiap cewe pasti pengen rumahnya tampak indah dengan bunga-bunga. Begitu juga saya. Alhamdulillah akhirnya bisa nyicil rumah. Salut tak terhingga sama suami. Yang jelas kalo keinginan dan usaha kita kuat, insyaAllah pasti ada jalan :). 
Sampelah akhirnya pindah ke rumah baru. Sekitar bulan juli 2012. Inget banget saat itu lagi puasa. Dan  harus bolak balik rumah kontrakan dan rumah baru tuk mindahin barang-barang. Gak kebayang lelahnya. Tapi, alhamdulillah terbayarkan dengan leganya bisa punya rumah dan langsung tidur disana malam itu setelah pasang AC. Jadi inget, saya harus makan buat ama suami, satu bungkus nasi buat berdua. Karena ternyata beli nasinya kurang. Tukang AC nya ada 2 orang ternyata. Ditambah sama adik ipar, akhirnya kurang satu. Jadi deh, makan nasi berdua suami. So sweet banget, tapi masih laper.. Haha...
Tinggal dirumah baru pastinya harus benah-benah n rapi-rapi dulu. Setelah selesai beres-beres, ngerasa ada yang kurang. Yaitu tanaman. Untuk mempercantik dan memperi…