Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2010

Entahlah.....

Sampai kapan gue harus menunggu orang tua sang wanita merelekan anaknya
untuk ikut bersamaku. Dari masalah keluarga gue yang broken home (ga
pernah ketemu dengan bapak gue) sampai masalah gaji gue yang katanya ga
bakal cukup untuk menghidupi diri gue dan anaknya. Entah cara apalagi
yang akan gue lakukan menghadapi masalah ini. Orang-orang terdekat malah
menyarankan gue untuk meninggalkan sang wanita atau paling banter untuk
tidak terlalu memikirkan masalah ini. Kepala gue terasa berat, kalau
disuruh memilih antara meninggalkan dia atau tetap berjuang walau hati
gue semakjin ga tenang karena endingnya belum juga gue temukan.Bagaikan cerita siti nurbaya di jaman ini, gue dibanding2kan dengan PNS
kamoret yang memang hidupnya bakal dijamin negara sampai mampus dan
mungkin juga bakal ada tanggungan untuk istrinya saat dia mampus. Gue
bisa apa dengan gaji yang pas-pasan buat kuliah, buat makan dan ga cukup
buat beli baju baru. Sebegitu susahnyakah seorang Bapak atau Ibu
melepaskan anaknya untuk "sa…

Semen Padang FC (http://en.wikipedia.org/wiki/PS_Semen_Padang)

PS Semen PadangFull name Persatuan Sepakbola Semen Padang
Nickname(s) Kabau Sirah / Kerbau Merah
Founded 2 November 1980
Ground Haji Agus Salim Stadium
Padang, Indonesia
(Capacity: 28,000)
Owner PT Semen Padang Tbk
Chairman Widodo Santoso
Manager Asdian
Coach Indonesia Nil Maizar
League Indonesian Super League
2009-10 Indonesian Premier Division, 3rd'PS Semen Padang'(Indonesian Football Association of Semen Padang) is an
Indonesian football club from Padang. Chairman Club is Widodo Santoso,
Santoso Widodo is president of the plain cement in 2010. Semen Padang
was established on November 2, 1980. Semen Padang in practice for Liga
Indonesia Premier Division 2009 Division is Arcan Iurie. Semen Padang
has a fanatical supporter of his called The Khmer's.
Contents
HistoryFootball Association (PS) Semen Padangis a football club owned by the
company Semen Padang, which is the oldest cement companies in Indonesia,
which…

syukur

Syukur, itu kata yang selalu diucapkan oleh beberapa ustadz di Attaufiq beberapa hari belakangan ini. Kita harus bersyukur dengan apa yang kita raih. Bersyukur dengan apa yang kita terima. Pernahkah terpikir kita tidak mempunyai apa-apa untuk dibanggakan? Pernahkah terpikir kita tidak memiliki sesuatu utuk dimakan dan digunakan?Mungkin bagi sebagian orang syukur itu hal yang sudah sering mereka lakukan. Tapi bagi jutaan orang lainnya adalah hal yang sulit mereka lakukan. Bersyukur dengan apa yang sudah kita punya memang bukanla hal yang mudah. Karena sifat manusia yang tak pernah puas menuntut mereka menjadi makhluk yang berlomba untuk menjadi “lebih” dari yang lain. Mereka tidak pernah mengerti bagaimana mereka sudah berada di suatu tempat  yang sudah selayaknya mereka syukuri.“Jangan melihat keatas, tapi coba bandingkan dengan yang ada di bawah”. Inilah yang mesti kita lakukan. Jangan pernah melihat apa yang orang lain punya tapi cobalah lihat apa yang orang lain tidak punya dan kit…

TAQOBBALLAHU MIN NA WA MIN KUM WA SIA NAKUM

Ramadhan perlahan namun pasti meninggalkan kita. Berganti dengan syawal
bulan kemenangan. Kemenangan bagi orang-orang yang mampu mengalahkan
hawa nafsunya di bulan Ramadhan. Syawal yang disambut dengan lebaran
(Hari Raya Idul Fitri) bukanlah saatnya untuk berfoya dan membalaskan
dendam yang selama ini tak mampu tercipta dalam hidup selama bulan
Ramadhan.TAQOBBALLAHU MIN NA WA MIN KUM WA SIA NAKUM, semoga ibadah ramadhan yang
telah kita lalui kemarin mampu membawa perubahan bagi diri kita sendiri
dan diterima oleh Allah..Amin