Langsung ke konten utama

Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck

Beberapa hari belakangan disuruh baca buku sastra-sastra minang oleh seseorang. Awalnya ngoprek-ngoprek buku di perpus, nemu beberapa novel yang rasanya cukup bagus dibaca buat nambah ilmu... Ngelihat baca buku gitu dia ngasih tahu,
"Mending kamu baca buku karangan orang-orang hebat dari sumatera barat, seperti bukunya Hamka, dan lain-lain..."
Hasilnya kembali menjejali satu persatu buku di perpus.
Nemu beberapa buku yang dimaksud. Mulai
membacanya satu persatu..ternyata benar. Karya sastra asli ranah minang tak kalah bagusnya. Mungkin tidak ada apa-apanya dengan buku-buku terbitan sekarang. Untaian katanya begitu halus dan indah, ceritanya syarat makna.

Buku terakhir yang dibaca yaitu karangan buya Hamka, "Tenggelamnya Kapal Van der Wicjk"
Kisah dua manusia yang menjaga ketulusan cinta dan kasihnya... Sempat berkali-kali menangis membaca buku ini...
Terlihat betul bahwa terkadang adat dan aturan dalam masyarakat berusaha mengikat dan membentengi hal-hal yang belum terbiasa terjadi.... Yang akhirnya menjadi suatu ketakutan dan pengekangan bagi generasi ke depannya. Apa mau dikata jika adat dikait-kaitkan dengan agama dan budaya malu. Tak seorang pun berani mengusik, jika tidak mau terjerat dalam permasalahan yang berbelit-belit sampai ke anak cucu...

Tapi bukankah Islam itu agama yang rahmatan lil 'alamin... rahmat bagi seluruh ummat. Setiap keinginan baik yang sudah diniatkan, hendaklah disegerakan... Namun jika niat baik itu masih berbenturan dengan paham adat, maka niat tinggallah niat... hanya perjuangan dan do'a yang mampu mengalahkan dan membuktikan...

Terlalu banyak bercerita tentang buku ini, yang jelas buku karangan Hamka ini sangatlah rugi kalo tidak di baca.... Apalagi oleh para generasi muda yang terkadang bingung mengartikan apa itu cinta...
Dari buku ini, saya tahu maknanya.. dari buku ini saya bisa membedakan apa itu cinta, apa itu kasih dan apa itu sayang...
Mudah-mudahan bisa menjadi pelajaran bagi kita semua

Do'akan saya.. Bisa meraih cinta, cita dan harapan... amin... :)

Komentar

Posting Komentar

Silahkan Tinggalkan Komentar

Favorit

RESONANSI JIWA... (*Cintailah Cinta”)

“Memang menyakitkan ketika Kita mencintai seseorang, namun Ia tidak membalasnya. Tetapi yang lebih menyakitkan adalah ketika Kita mencintai seseorang dan Kita tidak pernah dapat menumbuhkan keberanian untuk mengungkapkan perasaan Kita padanya. “***

Usai ngobrol dengan salah seorang teman yang bertanya kira-kira seperti ini, “ Apa ya kira-kira yang akan terjadi dengan kehidupan kita 10 tahun kedepan??? “Hm... lucu juga kalo kita bisa mengingat kembali masa-masa lalu yang telah di lewati. Putih, hitam, terang dan gelapnya hidup kita mewarnai setiap langkah manusia. Jadi ingat satu kata dari orang tua... “Nak ... hidup ini yaa... dijalani ajah. Jangan dipikirkan bagaimana n seperti apa kita nanti... Yang jelas kita berjuang dalam kehidupan... “ Merdekaaa... hehe(just kid) ^_*Lalu, memory otak kembali berputar, ingat kejadian saat-saat kuliah, terkesan dengan salah seorang pembicara dalam sebuah training motivasi. Pembicara tersebut menyampaikan cara dia menjalani hidup yang memang kita t…

Review Dokter di Hermina Bekasi

Nah,  kali ini sempet2in mo nulis pengalaman semalam ke hermina.  Meski udah lama banget pengen tulisin satu2 dokter yg pernah ditemui di hermina.  So far,  hampir sebagian besar saya cocok sm dokter2 yang ada di RS ini.  Meskipun Hermina sekarang udah gak kayak RS dulu yang rasanya lebih nyaman dr segi fasilitas.  Karena sejak berubah jd RS umum,  pelayanannya sepertinya sedikit menurun. Namun,  saya gak bahas soal itu.  Tapi bahas soal dokter aja deh.. Hehe.. Kalo soal dokter bagus nggak bagus sih relatif,  karena dokter itu cocok2an menurut saya.  Gak harus dokter yang bayarannya mahal itu selalu bagus,  n sebaliknya.  Yg penting kita cocok n nyaman sama dokternya,  udah gitu aja, pasti berikut2nya bakalan balik lagi sm dokter itu.  Semoga setelah dibikin review beberapa dokter berikut,  bisa membuat saya tetap mengingat jasa2 mereka...
Pertama,  dokter marly susanti. dokter kandungan. Dokter yang lewat dia saya akhirnya hamil n alhamdulillah lancar sampe lahiran. Keguguran 2x n …

Hikmah dari sebuah Bunga (cara menumbuhkan kembali bunga yang mati)

Setiap cewe pasti pengen rumahnya tampak indah dengan bunga-bunga. Begitu juga saya. Alhamdulillah akhirnya bisa nyicil rumah. Salut tak terhingga sama suami. Yang jelas kalo keinginan dan usaha kita kuat, insyaAllah pasti ada jalan :). 
Sampelah akhirnya pindah ke rumah baru. Sekitar bulan juli 2012. Inget banget saat itu lagi puasa. Dan  harus bolak balik rumah kontrakan dan rumah baru tuk mindahin barang-barang. Gak kebayang lelahnya. Tapi, alhamdulillah terbayarkan dengan leganya bisa punya rumah dan langsung tidur disana malam itu setelah pasang AC. Jadi inget, saya harus makan buat ama suami, satu bungkus nasi buat berdua. Karena ternyata beli nasinya kurang. Tukang AC nya ada 2 orang ternyata. Ditambah sama adik ipar, akhirnya kurang satu. Jadi deh, makan nasi berdua suami. So sweet banget, tapi masih laper.. Haha...
Tinggal dirumah baru pastinya harus benah-benah n rapi-rapi dulu. Setelah selesai beres-beres, ngerasa ada yang kurang. Yaitu tanaman. Untuk mempercantik dan memperi…