Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2011

bekerja dengan dongkol

Memang enak kalau bawaan seorang direksi, atasan langsung ga bisa main
tegor.
Orang bodoh kok dipelihara..
Aneh.. aneh dan aneh
Gimana ga dongkol kalau tiap hari kerja begitu doank, tapi gaji yang
diterima lebih gede dari yang gue terima.
Gimana kalau posisinya dibalik?gue gantiin dia, dia gantiin gue dengan
gaji yang sama. Mau??
Kenapa sih ga pada mau mengerti?
Orang tolol kok dipelihara??
S1 sih S1. Tapi ga bego juga kali. Gue memang ga sarjana, tapi gue bisa
diandalin.
Nah S1 ga bisa diandalin namanya apa??
Es dodol??
Gila!!!

Belajar Bener, Ya Harus Salah Dulu

Sekarang gue ngerti apa arti dari kata para orang-orang pintar yang bilang, kalau mau sukses ya jatuh dulu. Ungkapan yang kadang gue anggap angin lalu saja. Ga pernah gue anggap serius. 4 Malam berturut kerja lembur untuk menyelesaikan report memang menguras otak dan tenaga, stamina drop dan hampir nyerah. Kesalahan kecil namun berakibat fatal. Terlalu menganggap konsultan sebagai dewa memang tidak mengenakkan. Kita harus juga tahu setiap detil kesalahan yang terjadi. Jangan menunggu diberi jawaban dari sang konsultan. 3 malam berkorban dan terjadi kesalahan kecil berakibat error. Konsultan kasih solusi begini dan begitu malah jadi tambah error. Tak ada yang dapat dilakukan, akhirnya berpasrah dengan semua yang terjadi.
Akhirnya bos bergerak untuk mencari solusi sendiri, katanya sih coba-coba. Dan itu belum tentu benar. Akhirnya dengan sedikit dorongan dari gue untuk menyelesaikan masalah yg terjadi si bos berani untuk mengambil resiko report jadi tambah error. Gue ditugasin untuk menjalankan…