Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2013

Mudahkanlah urusan kami

Bismillah...Ya Allah...diri ini rasanya lelah...letih... Lemah tak berdaya dan hanya bisa pasrahkan ini semua padaMu Tak sanggup rasanya beban ininterus menerus kupendam dalam perasaan... Tak tega pula rasanya, menambah beban dipundak suami dengan melihatkan kesedihan... Rasanya hari ini beban itu kembali terasa berat. Mendengar tawa dan obrolan orang di luar saja, hati ini rasanya menggerutu. Kepala pusing tak tahu apa yang dipikir dan dirasa. Tapi aku hanya ingin orang-orang yang diluar segera berhenti menyalakan dua media sekaligus... Pusiing..bener2 pusing. Hati benar2 lelah..ingin rassanya berteriak pada orang yang di luar....diam!!! Tak kuasa rasanya menyuruh mereka mematikan atau sekedar mengecilkan volume yang mereka hidupkan. Belum lagi rasanya hati gondok karena mereka menyalakan tv dengan volume lumayan bersamaan dengan nyetel musik di laptop... Pekak....telinga ini serasa ingin pecah bersamaan dengan kepala...
Tidakkah mereka sedikit berpikir dan paham setidaknya kondisi kami. Pe…

Do’a

Barusan ibu suami telepon. Ternyata suami udah terlebih dahulu ngasih penjelasan lewat telepon ke ibunya tentang skripsi yang tadi. Ternyata cuma aku yang berputar-putar dalam pikiran yang gak jelas juntrungannya. Berkunang-kunang deh kepala. Tapi gak apalah, aku berharap tetap yang terbaik bagi suami. Apapun ktu, meski aku mungkin jadi orang yang terakhir tahu. Gak masalah, apapun sedih dan resah yang kurasa, cukup aku dan Dia yang tahu. Mungkin do'a orang tua itu memanglah yang terbaik. Dan semakin banyak yang mendo'akan suami semakin bagus. Karena kita gak tahu, dari mulut siapa Allah akan mengabulkan do'a untuknya. Mudah-mudahan lancar-lancar ajah. We loved u. We loved u ever after.
For my husband: semoga bisa lebih sedikit mengerti resah dan gelisah yang istrimu rasakan ini, bukan semata karena ketidaktenangan. Karena hanya berupa hal ini aku bisa memberikan dirongan dan kekuatanku padamu. Meski kekuatan ku satu-satunya dan yang terakhir hanyalah seuntai do'a...

Bismillah...

Susah kalo dikira macam-macam sama orang lain. Gak enak n gak nyaman banget rasanya. Bener deh... Hiufff...
Udah ah, yang penting sekarang fokus dulu aja buat mengahadapi ujian. Mudah-mudahan bisa memberikan yang terrbaik. Gak diremehin orang lagi. Gak dianggap pengambil hak orang lagi. Gak dikira macam-macam lagi. Aamiin... Bismillah... Bantu hamba ya Allah..

Ternyata

Barusan, baru mulai bisa sedikit tenang. Gak tahu kenapa suami tak sedikitpun memberikan penjelasan yang bisa menenangkan ku. Cuma menulis pesan singkat yang mengatakan bahwa "udah bisa". Apa yang udah bisanya juga gak jelas. 
Sms awal yang ditulis suami cuma pesan singkat, "udah gak bisa". Yang pastinya itu brati skripsinya udah gak bisa diteruskan dan dia gak bisa sidang. Kuberanikan untuk menelepin sebentar. Gak ada penjelasan yang membuat pikiran lebih tenang. Akhirnya kuputar otak cepat untuk nyari solusi apa yang bisa dijalankan secara cepat. Air mata tak bisa lagi kutahan, karena hal itulah yang sangat aku harapkan bisa tercapai dari suami. Tapi suami tak sedikitpun membalas semua pesan solusi yang kukira bisa membantunya hari itu. Sempat terbesit sesal, mengapa aku tidak menemaninya hari itu? Mengapa aku tak ikut saja tadi pagi? 
Berusaha tenang. Sholat dhuha. Berdo'a. Berusaha mengerti sms terakhir suami yang hanya bilang bahwa udah bisa. Disatu sisi ada…

Apa ini

Doh...jadi serba dalah. Apa ini? Astaga. Apa gue lagi sensi atau emang kayak gini adanya?Dulu gue pernah dinasehatin sama tante gue, hidup bersama suami dan keluarganya itu cuma ada 2 hal yang akan terjadi. Kalo gak kita yang cemburu sama suami yang sangat mementingkan keluarganya. Kalo gak, kita yang dicemburui keluarga suami karena ngerasa suami terlalu sayang sama istrinya.bgak mentingin keluarga.
Astaga, apa salah gue. Selama ini mereka-mereka tahu gak apa yang terjadi di keluarga gue? Mereka tahu gak bagaimana kehidupan gue ama suami? Yang kadang mesti berpuasa atau menahan nafsu untuk beli ini dan itu biar keuangan bisa stabil. Tapi ini kenapa? Apa gue ngabisin uang suami? Enggak toh. Apa gue memonopoli suami? Gak juga? Apa gue nuntut suami biar sayang gue doang n ngelupain keluarganya? Na'udzubillah. Ternyata benar kata tante, gue ngerasainnya. Tapi gue ngerasain dua-duanya. Yaitu cemburu dan dicemburui.
Meskipun berusaha agar tetap bisa memahami suami dan mendukung dia, menc…

Hikmah dari sebuah Bunga (cara menumbuhkan kembali bunga yang mati)

Setiap cewe pasti pengen rumahnya tampak indah dengan bunga-bunga. Begitu juga saya. Alhamdulillah akhirnya bisa nyicil rumah. Salut tak terhingga sama suami. Yang jelas kalo keinginan dan usaha kita kuat, insyaAllah pasti ada jalan :). 
Sampelah akhirnya pindah ke rumah baru. Sekitar bulan juli 2012. Inget banget saat itu lagi puasa. Dan  harus bolak balik rumah kontrakan dan rumah baru tuk mindahin barang-barang. Gak kebayang lelahnya. Tapi, alhamdulillah terbayarkan dengan leganya bisa punya rumah dan langsung tidur disana malam itu setelah pasang AC. Jadi inget, saya harus makan buat ama suami, satu bungkus nasi buat berdua. Karena ternyata beli nasinya kurang. Tukang AC nya ada 2 orang ternyata. Ditambah sama adik ipar, akhirnya kurang satu. Jadi deh, makan nasi berdua suami. So sweet banget, tapi masih laper.. Haha...
Tinggal dirumah baru pastinya harus benah-benah n rapi-rapi dulu. Setelah selesai beres-beres, ngerasa ada yang kurang. Yaitu tanaman. Untuk mempercantik dan memperi…

Keajaiban sedekah...

Sebelum memulai cerita, ada dua intermezo dulu. Yang pertama, mo mnyampaikan aja kepada pembaca bahwa blog ini murni untuk bercerita. Dari kisah-kisah yang didengar ataupun di baca. Karena sumbernya gak akan saya cantumkan kalo ceritain ulang, sebab sudah lupa. Jadi kalo ada yang udah pernah dengar cerita-cerita ini. Boleh dishare lagi kok. Kali aja bisa manfaat buat pembaca lainnya.^^. Dan yang ada sumbernya, nanti saya akan share juga di blog ini. 
Yang kedua, kenapa saya ingin menceritakan hal ini. Karena kemaren sempat chat dengan seorang teman yang mengingatkan saya akan suatu hal. Yaitu tentang sedekah. Hal yang sudah sangat lama saya pelajari tapi sampai sekarang masih sulit saya lakukan. Bukan karena semata-mata mementingkan urusan sendiri dan melupakan tabungan pahala di akhirat. Tapi hanya karena memang belum diberikan rezeki yang banyak berupa uang real yang kami punya. Jadilah, hanya bisa menginfakkan sedikit-sedikit dari sisa uang yang ada. Meskipun untuk berinfai atau ber…

Menjalankan niat

Alhamdulillah, setelah semalam sedikit bercerita sama suami. Akhirnya suami menyeutujui dan mendukung niatku. Meski semalam ceritanya gak jelas gatau arah dan tujuannya. Tapi, akhirnya bisa bercerita sampai ke pointnya. Terrlihat jelas banget di wajah suami smalam, kalo dia beberapa mali mengernyitkan dahinya. Seperti bingung dan ingin segera aku langsung berbicara ke pokok permasalahannya. Jangan cerita panjang lebar gtu..haha....
Tapi ya gitu deh, ya namanya aja cewe. Wanita itu biasanya lebih senang menjelaskan dulu persoalan hingga sampai ke inti pokok permasalahannya. Mungkin bagi sebagian besar pria terlihat berbelit-belit. Ga jelas gak tentu arah. Tapi cara itu satu-satunya dianggap wanita untuk bisa mengungkapkan apa yang ingin diceritakan pada pasangannya agar lebih jelas. Gak terjadi miskomunikasi. Syukurlah, sang suami sabar banget nungguin ceritanya... Hihiii... Skali2 ngerjain bikin penasaran kan gak salah jg kan ya...wkwkwk...
Memang berniat dari awal untuk bisa menjalanka…

Hasil analisa dokter pasca fisioterapi

Barusan udah cerita perjalanan ke rumah sakit. Sekarang, mo ngabarin hasil dari dokter. Hasil diatermi udah gak diperiksa lagi. Yang penting tetap menjaga yang "satu itu". Hasil tes hormon sebenarnya dibilang secara keseluruhan baik sama dokter. Hormon di otak malah sangat baik kata dokternya. Termasuk hormon estrogen untuk kehamilan.... Tapiiii, ada satu hormon yang sebenarnya masih dalam kategori normal namun sedikit tinggi. Yaitu hormon prolaktin. Hormon ini dipicu karena adanya stress yang dialami oleh seorang wanita. Hormon yang bakalan naik kalo makin stress. Hmm... Sepertinya sulit untuk tak memikirkan beberapa hal yang sebenarnya memang tak harus dipikirkan. Tapi gatau mengapa, kenapa rasanya sedikit menyedihkan kalo udah mendekati waktunya, dan setelahnya juga. Susah u tuk cuek dengan kondisi lingkungan yang seperti ini. Udah ini gampang stress, kadang lingkungan juga bikin stress. Hufff... Pengen rasanya pergi menyendiri untuk sementara, menikmati alam dan mentadab…

Ke Rumah sakit versi ke sekian kali

Kemaren lusa, tepatnya tanggal 9 desember 2013. Kembali cek ke rumah sakit. Dengan membawa hasil test hormon dan cek hasil fisioterapi/diatermi. Ingin tahu bagaimana hasil test hormon menurut dokter. Meskipun sebenarnya udah mencoba menganalisa sendiri berdasarkan referensi yang dibaca. Tapi tetap ingin tahu tentang analisa dokter dan tindakan yang akan diambil. 
Sore yang sangat mendung. Langit begitu berat dengan awan hitamnya. Pas mau berangkat sekitar pukul 16.00, hujan langsung turun dengan derasnya. Padahal udah siap mau berangkat. Saat keluar rumah hujan sudah turun sangat lebat. Yasudah, tempuh aja deh. Gimana entar lah. Yang jelas jalan dulu dengan memakai payung yang dikira cukup besar untuk 1 orang. Berharap agar gak tlalu basah... Tapi ternyata tak disangka tak diduga, baru nyampe depan komplek, didalam payung ternyata ada hujan setempat. Pengen ketawa rasanya..udah bawa payung gede-gede, tapi ternyata tetap basah. Ditambah lagi dengan ujannya yang miring. Akhirnya kuyup sem…

Nikmat Tuhan

Dan ternyata ketika mereka sibuk mengurusi diri mereka sendiri, tak ada waktu sebenarnya bagi kita untuk memikirkan mereka. Toh, hidup ini punya kita, kita yang punya. Tujuan hidup, ya kita yang bikin. Kita yang berusaha raih dan kita yang capai. Ngapain harus bersibuk-sibuk diri dalam mengurusi orang lain?
Kita hanya seorang manusia yang punya nilai baik dan kurangnya. Tergantung bagaimana kita mengasah bagian baik dan buruk dalam diri kita tersebut. Mau menjadi baikkah? Atau menjadi buruk.  Manusia layaknya hanya seperti seonggok daging yang diberi kemampuan berbicara, berpikir dan bertindak. Ya, kita diberikan nikmat berupa akal agar mampu berpikir. Agar mampu melakukan hal-hal yang menurut kita baik, dan menjauhkan sgala tindakan yang buruk. Toh, binatang saja yang tidak diberikan akal pikiran saja masih tahu bagaimana bersikap pada TuhanNya. Masih tahu bagaimana harus bersikap sebagai binatang. Sedangkan manusia?
Segala sesuatunya mutlak diberikan oleh Allah secara gratis. Baik udar…

Kekuatan wanita

Belajar dari pengalaman

Bertemu, bergaul dan berdiskusi dengan ibu2 yang sudah berpengalaman alias sudah senior layaknya ibu kita itu, sama dengan nambah banyak ilmu.Ilmu kehidupan tentunya. Saya gak tahu dan sampai detik ini pun tak paham dengan namanya perjalanan hidup apa yang akan saya jalani nanti. Tentunya gak usah pusing-pusing saya pikirkan sekarang juga sih, toh nanti kita akan melewatinya. Ada waktu dan porsinya masing-masing untuk setiap orang. Terrgantung takdir yang sudah tertulis untuk kita. 
Tapi bergantung pada takdir tanpa memiliki banyak ilmu, bekal dan belajar juga gak mungkin kan? Banyak belajar dan banyak ilmu, tentunya membuat kuta lebih matang dalam berpikir dan bertindak. Persoalan hidup pun bisa kita hadapi dengan pengalaman-pengalaman yang sudah dimiliki orang. Tak jarang, kalo ortu saya sewaktu remaja dulu, disaat mulai mencari jati diri sering berkata," nak, ibu ini memang bukanlah orang yang pintar, tinggi sekolahnya, banyak ilmunya. Ibu bukanlah orang yang sepintar kalian, tap…

Suamiku

Suamiku, aku ingin bercerita sesuatu padamu..Sesuatu tentang kita, tentang masa depan kita, tentang hari kita nanti...hari tua kita Meski kita tak tahu sampai kapan umur ini diberikan Tuhan untuk kita... Yang terpenting aku selalu berrharap dan berdo'a padaNya... Agar Allah selalu menaburkan benih-benih cinta pada kita... Rasa kasih dan sayang...hingga maut yang memisahkan... Cinta, kasih dan sayang yang slalu kita labuhkan untuk beribadah dan mendekatkan diri padaNya... Bersama anak-anak kita kelak....
Ku slalu meminta padaNya, agar aku slalu bisa menikmati senyum dan candamu setiap hari Merasakan kecupan sayang dan pelukan hangat stiap berangkat dan sepulang kerja... Menyiapkan pakaian dan makananmu setiap hari... Menunggu kedatanganmu dirumah dan di kamar nyaman kita... Meski kau pulang ke rumah dalam keadaan lelah...namun jarang kulihat raut letih di wajahmu, tidak sepertiku yang tak bisa sembunyikan perasaan...:). Trima kasih tlah mengerti aku.
Ku slalu berdo'a agar Allah slalu melin…

Kuatkan hamba

Apapun yang terjadi di dalam hidup, pasti sudah tertulis dalam masing-masing catatan kita. Tapi terkadang beratnya hidup membuat kita ingin lepas dan berteriak dalam hati. Dibilang bisa gila, mungkin iya. Tapi, itulah hidup. Harus kita jalani dan nikmati.
Seorang wanita mungkin tak bisa sesabar laki-laki dalam berpikir. Kadang emosinya mendahului akal pikirannya. Seperti hari ini dan hari-hari sebelumnya. Mengapa selalu saja ada hal yang diperbuat orang lain yang menurut kita tak adil, sangat tak adil.
Tapi itulah perjuangannya bagiku. Demi kerukunan dan ketaatan pada suami. Semua ini harus bisa dijalani. Berbagi tempat tinggal dengan orang lain sangat tidaklah mudah. Untuk bisa menerima orang lain dalam kehidupan kita, bersentuhan langsung, bertatap muka, dan sebagai ya. Apalagi orang tersebut yang harusnya kita anggap sebagai keluarga sendiri sangat sering berbuat hal-hal yang membuat kita kesal. Sangat kesal. Kadang ingin menangis.
Tak hanya satu atau dua hal saja yang dilakukan orang…

Laa haulaa...

Astaghfirullahal'adzim...Ya Allah, beribu-ribu rasanya ingin beristighfar di dalam hati. Biar lebur sgala dosa-dosa ini. Dan Allah memberikan jalan keluar kesembuhan atas penyakit ini. Tak tahu lagi yang harus dilakukan saat ini selain merasa terpuruk dan sedih yang mendalam.
Dokter memvonis adanya infeksi di dalam rahim, dan kemungkinan jika tidak berhati-hati kuman bisa saja masuk terus menuju rahim. Lahaula... Proses tiup rahim atau HSG pun ternyata bisa makin memperburuk keadaan. Alhamdulillah Allah masih menunjukkan jalan dengan membisikkan ke hati kecil ini untuk tidak dulu mengambil tindakan HSG dengan dokter sebelumnya. Meskipun lebih dari 1 tahun lalu pernah melakukan tindakan tiup rahim yang hampir sama berisiko masuknya kuman ke rahim bahkan bisa hingga ke tuba jika infeksi itu telah terjadi. Saat ini hanya bisa terus menerus memanjatkan do'a pada Yang Maha Kuasa. Smoga tidak terjadi hal serius atas tindakan-tindakan keliru yang dilakukan selama lebih kurang 2 tahun in…

Sepi

Sepi....sepi itu bisa lebih menyedihkan dari dicaci oleh seseorang. Sepi itu bisa juga waktu yang kita butuhkan untuk menyendiri. Untuk menyepi(bukan perayaan loh). Sepi terkadang menenangkan, terkadang bisa menyakitkan. Sepi disaat orang-orang telah sibuk dengan berbagai macam kegiatan. Ketika orang terdekat pun punya kesibukan. Yang jelas hidup akan terus berjalan dengan sepi yang kita rasakan. Tinggal memilih, akankah berlarut dengan rasa sepi dan akhirnya berujung dengan kesedihan ataukah kita akan bangkit mengubah rasa sepi menjadi keceriaan dan kebahagiaan.

Sifat wanita

Banyak laki-laki yang bilang sering bingung dengan sifat wanita. Wanita itu membingungkan. Wanita sulit dimengerti Atau kalimat-kalimat semacamnya. Mungkin karena karakter alami yang dimiliki wanita. Sering dipengaruhi oleh mood dan emosi yang sering labil. Berkenaan dengan hal itu banyak pula penelitian yang mencoba menguji apa penyebab sering berubah-ubahnya emosi wanita yang membuat sifat wanita itu menjadi sulit dimengerti. Salah satu penyebabnya karena kestabilan emosi wanita dipengaruhi oleh hormon-hormon yang terdapat dalam tubuh wanita. Hormon ini yang mengalami perubahan setiap bulannya.
Kadang kalo ditanya mengapa wanita itu sulit dimengerti dan membingungkan. Kita pun bingung. Ntr deh disambung lagi

Perasaan yang sama

Lama gak ngeblog. Barusan habis baca beberapa artikel. Gak tahu karena rasa haru atau apa, tapi yang jelas kenapa jadi pengen nangis ya? Apa karena rasa sedih ini masih sisa dengan rasa sedih semalam?
Ah, sudahlah. Harus buru-buru dibuang. Gak ada gunanya menangis dan sedih. 
Baru keingat, kemaren sempat bingung, udah lama banget kayaknya gak ngerasain sedih. Kalopun ada waktu dan kondisi yang tepat untuk sedih, sama sekali gak jadi bahan pikiran yang terus menerus teasa. Segera bisa terlupakan begitu aja. Sampai-sampai kemaren sempat mikir, apa diri ini udah gak punya perasaan wanita lagi? Sebab perasaan sedih, sensitif gak jelas yang dirasakan tiap bulan slalu datang bersamaan dengan waktu akan haid. Mungkin salah satu gejala PMS. Kalo beberapa wanita ada yang memiliki gejala jadi marah-marah gak jelas. Tapi saya mungkin hanya sering mengalami perasaan sensitif dan sedih gak jelas.
Ya, sebenarnya perasaan alami itulah yang dimiliki seorang wanita. Perasaan yang tidak dimiliki oleh kaum…

Memilih perempuan

July, 2013Rasanya hampir tidak dapat dipercaya sekarang ibu menulis soal ini kepada dua anak laki laki yang sangat membanggakan hati. Ibu tidak bisa lebih bersyukur atau meminta kepada Tuhan memperoleh putra yang lebih baik daripada kalian.  Kalian bertiga adalah anugerah terbesar dan terindah yang Tuhan berikan kepada ibu.  I could never ask for more…Membesarkan kalian adalah masa masa terindah dalam hidupku, sekalipun itu harus ditukar dengan prospek perkembangan karir, ibu bahagia memilih menjadi ibu rumah tangga dan menyaksikan kalian tumbuh.Pada akhirnya ibu harus bicara soal jodoh, mengingat saat ini  kalian sudah cukup pusing dikejar kejar cewek yang tentu saja mengagumi kualitas yang ada dalam diri kalian. You were brought up with lots of love and values  from your parents. Never forget that.Rasanya ibu tidak harus  panjang lebar mengulang kembali bagaimana menjadi laki laki sejati . Satu kalimat sederhana mampu mengungkapkan petuah panjang soal itu  : Contohilah ayahmu.Soal c…

Aku kangen suamiku...

Tadhaaa......
Lama tak nulis lagi di blog. Udah beberapa minggu ya? Kayaknya udah mulai lumutan nih blog. Kalo ibarat tanaman, rumput en bunga-bunganya udah pada layu nih. *gajelasGa tau kenapa, dari tadi pagi rasanya gak semangat banget. Antara mikirin sesuatu dan ngerasain sesuatu yang gak tahu apa. Mulai lagi deh, kayak gini. Baru aja sembuh dari sakit gigi yang sakitnya minta ampun. Pengen nangisss..... gak tahan. Taoi sekarang malah kepikiran sesuatu yang gak jelas. Dari pagi setelah suami berangkat gak tahu mulai lagi seperti kejadian sebelumnya. Rasa mengantuk dan capek yang gak jelas. Akhirnya ketiduran sampe jam 11an. Ckckck... mau makan malas banget. Mau mulai nyetrika apalagi. Malas minta ampub. Memulainya ini ni yang susahm ntar kalo udah dikerjain, berhentiinnya juga susah.Ya sudahlah. Masih belum nemuin mood buat nyetrika. Kayaknya sore ini juga gak bakal masak dulu deh. Ntar kalo suami mau makan, dibikinin roti spesial sama kentang goreng  aja deh. Minumnya teh anget. M…

Bahagia

Hujan mulai turun. Bau tanah sangat kuat menguap di siram air hujan. Diriku masih disini. Duduk ditepi jendela melihat bermainnya hujan di halaman. Menunggu dan menunggu hadirnya malaikat mungil di rumah ini...Aku telah ceritakan pada siang pada malam dan pada pagi. Tentang kesedihanku...
Dan mereka semua mengajariku untuk tegar...
Karena hidup tak kan selamanya sedih...
Bersama kesedihan Allah slalu memberikan kebahagian...
Dan dengan apapun itu, susah ataupun senang. Aku akan tetap bahagia...

Sepi

Kenapa ya, setiap siang kayak gini suka sedih sendiri. Gatau apa karena sepi atau karena apa. Yang jelas melownya suka datang kalo udah siang. Hih.... kadang suka ketawa dalam hati. Kenapa diri ini cengeng sekali. Tapi gak bisa dipungkiri. Rasanya emang sepi...Rasanya pengen iseng mo gangguin suami. Tapi gaboleh. Pastinya sekarang suami lagi sibuk-sibuknya. Belum lagi nanti sore dia mau bimbingan skripsi. Aku tak boleh mengganggunya. Aku harus bisa lebih bersabar dan menjadi wanita yang tegar.Pasti ada maksud dibalik semua ujian yang diberikan Allah. Aku harus yakin itu. Allah gak akan ngasi ujian padaku yang melebihi kesangguapanku. Intinya sampai saat ini dan sampai saat Allah akan memberikan kebahagiaan itu untukku, aku masih bisa bertahan dan tidak sedih.Sekarang hujan. Langit bekasi redup. Udah kayak mo malam aja. Pengen rasanya mandi hujan di luar dan berteriak-teriak di luar sekuat tenaga. Biar hilang sesak di dada ini.Ya Allah... kuatkan hamba... berilah hamba kesanggupan untu…

Melow Gak Jelas

Kayaknya sampe suami selesai mengerjakan skripsinya aku harus lebih bersabar untuk gak mengganggu. Harusnya sih bisa banyak ngebantu. Tapi yang paling penting adalah ngasih bantuan do'a. Smoga dimudahkan dan cepat slesai. Ga tau kenapa, disaat-saat kayak gini suka kangen ama suami. Gak jelas apa penyebabnya. Gak jarang kalo jadi melow jadinya. Padahal cuma ditinggal kerja. Dan sore juga pasti pulang. Tapi, gatau kenapa, asli bingung. Kadang menemukan kondisi kayak gini. Rindu yang gak jelas. Apa mungkin karna suami sama sekali gak sms atau sekedar menanyakan udah makan atau apa. Tapi gak mau terlalu naif dan egois. Banyak hal yang bisa aku kerjakan untuk melupakan itu semua.Sepertinya agak sedikit aneh, jika aku menjadi orang yang selalu dihantui ketakutan yang gak jelas.
Harusnya sebagai istri aku harus lebih banyak mengerti dan memahami suami. Gak banyak mengeluh. Apa karena akhir-akhir ini aku mulai ditinggalkan teman-teman yang selama ini bisa mengurangi rasa takut dan kekhawa…

PROFESIONAL

Hari ini saya memiliki beberapa agenda penting yang harus saya selesaikan.
Meskipun saat ini saya hanya berprofesi sebagai seorang ibu rumah tangga. Namun, saya bercita-cita untuk menjadi seorang Istri atau Ibu yang Profesional.
Mulai saat ini, mulai detik ini, saya harus tetap berjuang, demi mewujudkan cita-cita dan keinginan saya.

MENJADI SEORANG ISTRI DAN IBU PROFESIONAL

Untuk menjadi seorang yang profesional tentunya kita harus bisa bekerja dengan profesional. Untuk mengawalinya, saya akan mengikuti langkah sebagai berikut dahulu:

Pertama, saya harus mulai membuang beberapa kebiasaan buruk yang saya miliki. Saya akan tulis satu persatu dan berusaha membuang satu persatu kebiasaan itu. Misalnya, saya akan coba list, mudah-mudahan bisa membantu perubahan saya sendiri terlebih dahulu, yaitu:
Membuang kebiasaan 
1. Melalaikan Sholat
2. Menunda-nunda pekerjaan
3. Bermalas-malasan (dalam arti melakukan hal-hal yang tak berguna)
4. Tidak berolah raga
5. Terbiasa ikut-ikutan malas
Seperti in…

Waktu

Bismillah...
Pagi semua. Sekarang udah hari kamis aja. Besoknya jumat trus sabtu n minggu lagi deh. Sepertinya gak henti-henti saya menghitung hari. Menghitung hari-hari yang telah lewat. Menghitung hari-hari yang telah kuhabiskan. Bagian mana yang bisa kupergunakan dengan baik dan bagian mana yang tidak. Semuanya harus kembali di evaluasi agar di waktu yang akan datang bisa lebih mengoptimalkan waktu.

Ya, hari ini kita berbicara tentang waktu. Waktu yang setiap harinya seakan berlari, dan sepertinya tak mengenal lelah. Disaat kita tertidur, bermalas-malasan atau melakukan hal-hal yang tidak berguna. Kita sama sekali tak sadar, disaat itulah sang waktu terus berlari meninggalkan kita. Kadang serasa tak percaya. ternyata kita sudah berada di penghujung waktu. Bagi seorang manusia yang ingin memiliki manfaat dalam hidupnya, yang ingin menorehkan karya terbesarnya disaat hidup, pastilah sangat tak ingin diperbudak waktu, dipermainkan oleh waktu. Karena hal itu akan berbuah penyesalan di …

Waktu Begitu Cepat

Gak kerasa. Cepat banget waktu blalu. Padahal cuma di rumah. Ngerjain ini itu bentar. Udah sore aja. Kenapa ya? Waktu begitu cepat berjalan. Sekarang umur juga udah berjalan dari angka 27 tahun. Sedang aku belum bisa melakukan apa-apa. Belum bisa melakukan hal yang berguna. Sesuatu yang bermanfaat dan sesuatu yang menjadikan bahwa aku ini pernah hidup di dunia. Menciptakan sesuatu yang akan tertulis dalam karya hidupku.
Belum memiliki anak harusnya membuat waktuku menjadi kebih banyak untuk melakukan hal-hal berguna. Tak hanya menjadi seseorang yang bermalas-malasan dalam hidup. Tak memiliki semangat. Aku tak mau menyesal di hari tua. Aku harus bisa menciptakan karya terbaikku, khususnya bagi keluargaku...kelak

Ngumpulin Foto

Aih, pusing lagi. Kliyengan gak jelas. Duh, apa karena kebanyakan tidur ya? Masa tadi pagi tidur lagi pas suami berangkat n bangun-bangun udah pukul stengah 12. Kaget.. kok bisa? Tadi emang ngantuk banget. Niatnya cuma tidur bentar. Hmhhh....Barusan mo bikin album foto. Ngumpulin foto-foto yang ada. Ternyata ribet juga. Harus compress n edit beberapa foto jg. Duh, kayaknya bakalan lama juga kalo mau semuanya beres. Mana ada beberapa foto yang hilang... erghhh.... greget juga. Padahal pengen banget bikin cerita dari foto-foto yang ada. Tapi ngumpulinnya itu. Ternyata butuh perjuangan.Sebenernya bisa dengan memulai membuat album dari foto-foto yang ada dulu. Baru nanti kalo udah beres, lanjut ngumpulin foto yang belum ada. Kayaknya harus di list dulu. Ayoo semangatt,  perlahan-lahan aja n harus sabar. Biar hasilnya memuaskan..

Cerita Hari Ini

Hai, ketemu lagi. :). Setelah kemaren puas menulis belasan postingan di blog. Hari ini baru sempat ngeblog lagi. Semalam ternyata suami tak bersikap dingin. Malah tak berubah sama sekali. Seperti tak terjadi apa-apa. Hahhh.... lega. Kekhawatiranku dari pagi tadi disaat suami berangkat kerja. Alhamdulillah sudah terjawab. Aku sangat lega....lega sekali.

Nak, makasi ya, sudah mendo'akan agar ayah tidak marah.^^. Jadi pengen ketawa karena seharian aku menuruti pikiranku yang kacau. Sembrawut bercampur dengan ketakutan dan kekhawatiran.

Bodohnya, aku tlah berpikiran negatif dan salah menilai. Dasar pikiran picik, mengapa aku harus berpikiran buruk. Padahal aku tahu betul seperti apa suami. Tak jarang aku selalu menemukan kejadian seperti ini. Sulit memaafkan diriku sendiri Tapi malah aku artikan bahwa orang lain lah yang tak akan memaafkanku. Sepertinya, itu poin penting tentang diriku yang buruk. Selalu dihantui rasa bersalah disaat tak bisa menerima keadaan.

Hmmhhh....

Semalam Ayah …

Bingung

Malam anakku...
Sepertinya Ayah benar-benar marah dan kesal...
Ayah hari ini pulang malam. Bunda kesepian lagi. Tapi gapapa deh, mudah-mudahan bukan karena alasan Ayah kesal sama Bunda yang membuat Ayah pulang malam. Kali aja banyak kerjaan ya...hehe
Nak, mulai sekarang Bunda berusaha untuk gak terlalu manja. Tak melulu mengharapkan slalu berada disamping ayah. Mulai malam ini kamu mau kan, menemani bunda. Di setiap malam-malam yang sepi dan hanya bunyi suara AC yang dapat bunda dengar. 
Oh iya, minggu depan bunda akan tidur sendiri. Ditinggal ayah yang bekerja dua hari Singapura. Bunda takut akan kesepian. Apalagi kalo sudah larut malam. Tak ada satupun suara. Terkadang bunda menyalakan tv agar di rumah kelihatan ribut. Tak sunyi. Meski bunda sebenarnya tak minat menonton tv.
Nak, apa tak sebaiknya bunda ikut bersamamu? Biar kita bisa bermain bersama. Meskipun mulai malam ini engkau menemani bunda. Tapi bunda tak tahu dimana keberadaanmu. Lagi pula bunda terkadang takut menyakiti ay…

Foto

Suka melihat foto ini. Tubuh ayah yang besar benar-benar terlihat melindungi...melindungi kita dari terjangan ombak. seperti di laut..:)))

Tak Berjudul

Apa hari ini hari terburuk dalam hidupku? Kenapa? Mengapa?
Rasanya bisa sedikit gila... Tapi, mungkin disaat aku sadar dan kembali membaca tulisan ini, hanya bisa tertawa. Tertawa karena kebodohan dan kenaifanku. Tak heran jika suami ku kemaren marah, ingin aku segera tersadar. Mungkin semata ia ingin membangunkan pikiranku yang kolot. Hari ini hari terburukku... Hari terburuk karena setiap jam nya aku hanya bisa tertidur. Tidur. Dan tidur. Hanya sekali-kali terbangunkan oleh mimpi dan hentakan aneh dari perut. Selamat tinggal semua... Selamat datang yang baru.
Kuberharap aku hilang ingatan dari semua kejadian-kejadian dan mimpi buruk... Ingin menjadi sosok yang baru... Biar lupa akan semua, semua yang buruk dalam hidupku. Membawa semua kenangan manis yang tak pernah kulupa... Maafkan istrimu, suamiku... Yang tak bisa sesempurna seperti keinginanmu...

Ibunda

Sayang...apa kamu sudah pergi?
Sudah tak lagi di perut bunda?
Salam hangat dari bunda,.. Semoga kita segera bisa dipertemukan... Do'akan bunda dari sana... Agar tak terlalu sedih dalam menunggumu... Salam sayang
Ibunda

Aku Bisa

Seringkali setelah mengalami kondisi seperti ini otot-otot rasanya kaku. Lemas. Mungkin betul yang dikatakan suami. Barangkali diri ini yang membuat kondisi ku semakin memburuk. Bahkan pikiran untuk mengakhiri hidup pun sangat dekat. Stress dan piiran negatif kadang sering hinggap di kepala. tak tahu kenapa. Apa karena aku telah jauh dariNya?

Cukup sulit bagiku untuk memulihkan keadaan jika sudah terlanjur sedih dan kecewa. Bahkan untuk menampakkan sedikit senyum pun aku sulit. Butuh waktu beberapa hari untuk menetralkan hati dan keadaan. Mungkin agak sedikit kaku dalam bersikap dan akhirnya aku akan memilih untuk lebih banyak diam. Hanya keadaan yang betul-betul membuatku bahagia yang bisa mengakhiri ini semua. Meskipun seharusnya aku tak boleh terlalu larut dalam kesedihan dan tak perlu memperpanjang persoalan. Namun sebenarnya ini bukanlah mengenai memperpanjang atau tidak. Saat ini aku hanya butuh sedikit obat untuk menghilangkan kesedihan. Untuk bisa kembali netral. Salah satunya…

Teman Baru, Cerita Baru

Sekarang aku punya teman. Teman yang ada untukku berbagi. Teman tempat aku curhat. Dia baik, pengertian dan mau menjadi pendengar ku. Mendengarkan celotehanku. Mmm...kalo dipikir-pikir. Aku selalu mendapati kejadian yang sama setiap hal yang sama pun ku lihat. Aku mungkin bukanlah istri yang sempurna. Terkadang riang, terkadang sedih. Terkadang berani tapi terkadang takut.
Ya, kemaren tepatnya. Sebelum pertengkaran itu. Lagi-lagi karena paginya melalaikan perintah sholat. Pekerjaan yang hanya dilakukan paling 5 menit itu. Tak aku lakukan tepatnya. Isya pun begitu. Namun semata-mata karena aku ragu akan flek yang terus menerus keluar. 
Tapi, ada satu hal penting yang tak kulakukan. Suami pun jadi terlewat subuhnya. Aku sungguh bodoh dan lemah. Disaat itu hati ingin membangunkan suami untuk melaksanakan sholat. Tapi hanya di pikiran, entah setan apa yang masuk. Hanya sampai dipikiran. Di sudut hati ada yang bergumam, biarkan saja. Toh kalo suami sadar dan bangun akan sholat sendiri. Ha…