Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2013

Judul hari ini adalah, alhamdulillah..

Sekarang tanggal 29 juli 2013.
Karena udah gak ngajar, makanya rada lupa sama hari dan tanggal... Jadi agak keteteran dalam "planning dan tujuan hidup"...hehehh, sok-sok an.

Sekarang hari senin. Haid udah mulai ngocor. Mudah-mudahan bisa program lagi setelah ini. Dan mudah-mudahan berhasil. Bismillah....

Sudah sangat rindu sama kehadiran anak di rumah ini. Udah ngebayangin aja main-main sama anak kecil yang lucu.

Sebenarnya inti dari blog pagi ini gak jelas. Cuma planning sementara udah lumayan kelar. Persiapan beli baju dan daleman suami buat berangkat september depan udah kelar. Tinggal masih ada beberapa PR lagi yang mesti dikebut sebelum lebaran...

Dan alhamdulillah, jadi juga beli kasur...hehee...kasur yang lama sudah tak sanggup lagi menopang 2 orang yang berbadan besar, dan senang grasak-grusuk di tempat tidur... Alhamdulillah ya Allah....:)
Mudah- mudahan habis ini ada lagi rejeki buat nambahin isi rumah yang masih kosong. aamiin.. :-)
Bisa beli lemari dan sofa. Itu …

Sebaiknya lakukan kegiatan positif ini

Jika sedang stress atau pikiran semrawut. Kesal dan resah meradang, coba lakukan dulu tips-tips di bawah ini... Mudah-mudahan bisa mengurangi sedikit beban hati.

1. Cari kesibukan yang bermanfaat

- Mengumpulkan foto-foto lama dalam sebuah album. Bisa buat kliping keluarga yang bisa jadi kenangan dimasa nanti.

- Beres-beres rumah. Rapikan sebersih mungkin. Ubah tata letaknya ( meskipun tak ada yang bisa dirubah dari rumah ini). Beres-beres rumah itu banyak, mencakup mencuci, setrika, pel, sapu rumah, cuci piring. Lap kaca. Lap debu dan lain-lainnya. Malah tak cukup waktu satu hari untuk itu.
Mudah-mudahan kalo lagi kesal kerjanya makin bersih n cepet. Jangan sampe malah lempar-lempar barang karena kesal.

- Membaca yang ingin kita baca. Kalo lagi gak mood baca, ya mending menulis. Meskipun tak ada ide sedikitpun. Minimal tuliskan keluh kesah yang kita rasakan. Dibilang sok melow ya gapapa. Yang penting keluh kesah kita tersalurkan dengan benar. Biar hati menjadi nyaman.

- Memasak. Meski…

Hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan

1. Jangan terlalu banyak mengeluh, karena hidup itu indah. Nikmat yang terbesar setiap hari yang dikaruniakanNya

2. Selalu ceriakan hari. Bahagiakan dan tentramkan hati suami.
Jika ada perasaan yang mengganjal untuk berkeluh kesah. Tuliskan saja disini. Tak perlu ditulis di sosial media manapun.
Jika hati masih terasa gundah di rumah. Berjalanlah. Pergilah kemanapun yang bisa aku pergi. Agar pikiran tak menuntut untuk melakukan hal yang tidak-tidak.

3. Jangan terlalu banyak bicara. Tapi banyaklah membaca dan menulis.

4. Jangan terlalu sering bermain games. Lebih baik melakukan hal yang bermanfaat, meski hanya di kamar. Mulai sekarang, cobalah untuk mulai melupakan games. Perlahan. Takarkan waktunya.

Sekian dulu, ntar kalo ada lagi bakalan ditambah

Maafkan istrimu 3

Lari dari rumah itu ternyata kesalahan terbesar padaku saat itu. Lari ditengah dinginnya malam. Dengan uang pas-pasan di saku. Yang terpikirkan bahwa aku hanya ingin pergi dari rumah itu. Lelap tak akan datang menghampiriku jika hati antara aku dan suami masih belum bisa menemui titik temu. Dia terlelap pulas, sedang aku sungguh tak bisa. Tak ada lagi yang menentramkan hati dirumah itu.

Lari ditengah gelapnya malam. Semua ketakutan aku singkirkan. Awalnya masih banyak orang berlalu lalang yang membuatku tak begitu takut. Pukul berapa saat itupun aku tak tahu. Dalam perjalanan yang setengah berlari. Aku melihat suami yang berusaha mengejarku. Tapi aku betul-betul tak ingin lagi mendebatkan masalah ini. Dan tak ingin melihat tertusuknya hati suami dengan keputusannya.

Aku sembunyi sambil memikirkan kemana aku akan pergi. Ini bukan seperti kotaku yang dulu. Ini kota yang sangat asing bagiku. Aku bingung. Perlahan-lahan malam semakin gelap, gerimis pun turun. Aku duduk sambil menahan tang…

Maafkan istrimu 2

Percekcokan tak dapat terbendung disaat suami mengetahui bahwa aku tak betul-betul mau menerima ipar tinggal serumah. Aku sangat mengetahui bagaimana sedihnya hati suami disaat hal itu masih terbahas. Tapi aku betul-betul tak tahu lagi harus berbuat apa.

Demi Allah, aku betul-betul tidak mempermasalahkan dia untuk tinggal dirumah. Tapi dalam keseharian yang tak pernah menemui titik temu membuat aku pusing. Aku hanya bisa berdiam di kamar. Dan dia pun berdiam diri dirumah tanpa mengerjakan sesuatu pun. menonton didepan tv selama berjam-jam. Bermain PS. Yang membuat aku tidak bisa mengerjakan apa-apa. Berhari-hari aku mencoba memaklumi, tapi mungkin nanti berminggu-minggu bahkan berbulan akan seperi ini.

Ya Allah....ingin rasanya berteriak.
Karena memang tak bisa mewujudkan marah padanya. Takut malah makin merusak. Tak tak bisa aku kungkung semua didalam hati atas gaya hidupnya. Untuk memarahi anak yang sudah sebesar itu mungkin sudah tidak waktunya lagi. Tak bisa mengungkapkan rassa ma…

Maafkan istrimu

Persis tadi malam. Tak tahu apa yang ada dipikiran.
Hanya ingin mengungkapkan kesal yang tertahan selama berhari-hari pada orang yang dianggap sebagai tempat curhat. Meskipun terkadang ingin menyembunyikan, dan hanya ingin berkeluh kesah dalam sholat dan do'a padaNya.

Tapi, rasa ini tak dapat dibendung lagi. Hari kamis itu adalah hari dimana puncaknya aku meluapkan emosi. Hanya bisa tersedu-sedu didalam kamar yang tak begitu besar itu. Dalam dhuha-dzuhur-ashar... Menantikan saat-saat berbuka dan suami pulang. Tapi, tak tahu hari berganti sangat perlahan.

Ashar, ingin menghilangkan resah dan gelisah dengan memasak saja. Mungkin bisa memperbaiki hati ini. Bismillah...
Namun, tak tahu setan mana yang menghinggapi, yang jelas itu adalah setan dalam diri yang tak bisa menerima keadaan saat itu. Ya... Saat itu saja

Tak bisa keluar dan tak bisa memasak itulah yang membuat hati ini jengkel. Disatu sisi, aku memasak juga untuk dimakan oleh semua orang yang ada dirumah itu. Tapi mengapa, un…

Gerakan mematikan hp di depan anak

Blackberry dan Doa Anak Untuk Orang Tua Aku dan adik sayang mama
Tapi maaf ma. Mengapa saat adik menangis kehausan,
Mama masih asyik BerBBM
Mengapa saat aku tidak bisa mengerjakan PR
Mama selalu bilang coba dulu pikir sendiri, sambil mata melotot ke BB
Mengapa saat aku tidak bisa memasang tali sepatu. Mama selalu menyuruh mbak untuk membantunya, sambil tangan mama lincah menyentuh BB Aku dan adik sayang PapaTetapi, maaf Pa Mengapa saat mama minta tolong ambilkan pampers untuk adik. Papa selalu bilang ambil sendiri, sambil tertawa di depan layar BB Mengapa saat aku mengajak main bola. Papa selalu bilang papa lagi capek, tapi tanpa lelah balas BBM Mengapa papa sekarang jarang sekali menyanyikan lagu saat membobokkan adik. Tapi papa asyik terus pegang BB
Mengapa papa sekarang jarang sekali baca cerita saat sebelum tidur. Tapi papa selalu pegang BB saat membobokkan aku Aku dan adik sayang Papa Mama Tapi, maaf pa ma
Aku dan adik jadi benci BB, padahal papa mama menyayanginya
Karena sejak ada BB, papa jara…