Langsung ke konten utama

Teman Baru, Cerita Baru

Sekarang aku punya teman. Teman yang ada untukku berbagi. Teman tempat aku curhat. Dia baik, pengertian dan mau menjadi pendengar ku. Mendengarkan celotehanku.
Mmm...kalo dipikir-pikir. Aku selalu mendapati kejadian yang sama setiap hal yang sama pun ku lihat. Aku mungkin bukanlah istri yang sempurna. Terkadang riang, terkadang sedih. Terkadang berani tapi terkadang takut.

Ya, kemaren tepatnya. Sebelum pertengkaran itu. Lagi-lagi karena paginya melalaikan perintah sholat. Pekerjaan yang hanya dilakukan paling 5 menit itu. Tak aku lakukan tepatnya. Isya pun begitu. Namun semata-mata karena aku ragu akan flek yang terus menerus keluar. 

Tapi, ada satu hal penting yang tak kulakukan. Suami pun jadi terlewat subuhnya. Aku sungguh bodoh dan lemah. Disaat itu hati ingin membangunkan suami untuk melaksanakan sholat. Tapi hanya di pikiran, entah setan apa yang masuk. Hanya sampai dipikiran. Di sudut hati ada yang bergumam, biarkan saja. Toh kalo suami sadar dan bangun akan sholat sendiri. Hal itu menyurutkan keinginanku untuk melakukannya. Ditambah lagi kadang suami juga tak mendengarkanku. Kadang tak tega membangunkannya tidur.
Tapi setelah akun pikirkan kembali. Membiarkan suami yang tidur dan melalaikan kewajiban adalah sikap yang lebih egois. Tak tega melihat keletihannya dalam lelap, tapi apakah aku akan tega melihat dia nanti di hisab di akhirat? Astaghfirullah... Apa gunanya do'a-do'a yang selama ini aku panjatkan untuknya? Apa gunanya selama ini aku sebagai seorang istri jika tidak mengingatkannya?

Ya, tepatnya Allah selalu menegur kami dengan pertengkaran yang berawal dari hal sepele. Setiap kali ku tersadar setelah pertengkaran itu terjadi. Setiap kali aku juga sadar bahwa aku telah melalaikan perintahnya. Seakan setan dengan sangat mudah menghasut pikiran kami.

Ya Allah, ampuni hamba yang masih belum bisa untuk tegas untuk masalah ibadah. Hamba akan terus berusaha sekuat mungkin. Bantu dan bimbinglah hamba. Untuk menjadikan keluarga ini menjadi keluarga yang sakinah menenangkan ma waddah nyaman dan rahmah...mendapat rahmatMu...
Amin..

Komentar

Favorit

RESONANSI JIWA... (*Cintailah Cinta”)

“Memang menyakitkan ketika Kita mencintai seseorang, namun Ia tidak membalasnya. Tetapi yang lebih menyakitkan adalah ketika Kita mencintai seseorang dan Kita tidak pernah dapat menumbuhkan keberanian untuk mengungkapkan perasaan Kita padanya. “***

Usai ngobrol dengan salah seorang teman yang bertanya kira-kira seperti ini, “ Apa ya kira-kira yang akan terjadi dengan kehidupan kita 10 tahun kedepan??? “Hm... lucu juga kalo kita bisa mengingat kembali masa-masa lalu yang telah di lewati. Putih, hitam, terang dan gelapnya hidup kita mewarnai setiap langkah manusia. Jadi ingat satu kata dari orang tua... “Nak ... hidup ini yaa... dijalani ajah. Jangan dipikirkan bagaimana n seperti apa kita nanti... Yang jelas kita berjuang dalam kehidupan... “ Merdekaaa... hehe(just kid) ^_*Lalu, memory otak kembali berputar, ingat kejadian saat-saat kuliah, terkesan dengan salah seorang pembicara dalam sebuah training motivasi. Pembicara tersebut menyampaikan cara dia menjalani hidup yang memang kita t…

Review Dokter di Hermina Bekasi

Nah,  kali ini sempet2in mo nulis pengalaman semalam ke hermina.  Meski udah lama banget pengen tulisin satu2 dokter yg pernah ditemui di hermina.  So far,  hampir sebagian besar saya cocok sm dokter2 yang ada di RS ini.  Meskipun Hermina sekarang udah gak kayak RS dulu yang rasanya lebih nyaman dr segi fasilitas.  Karena sejak berubah jd RS umum,  pelayanannya sepertinya sedikit menurun. Namun,  saya gak bahas soal itu.  Tapi bahas soal dokter aja deh.. Hehe.. Kalo soal dokter bagus nggak bagus sih relatif,  karena dokter itu cocok2an menurut saya.  Gak harus dokter yang bayarannya mahal itu selalu bagus,  n sebaliknya.  Yg penting kita cocok n nyaman sama dokternya,  udah gitu aja, pasti berikut2nya bakalan balik lagi sm dokter itu.  Semoga setelah dibikin review beberapa dokter berikut,  bisa membuat saya tetap mengingat jasa2 mereka...
Pertama,  dokter marly susanti. dokter kandungan. Dokter yang lewat dia saya akhirnya hamil n alhamdulillah lancar sampe lahiran. Keguguran 2x n …

Hikmah dari sebuah Bunga (cara menumbuhkan kembali bunga yang mati)

Setiap cewe pasti pengen rumahnya tampak indah dengan bunga-bunga. Begitu juga saya. Alhamdulillah akhirnya bisa nyicil rumah. Salut tak terhingga sama suami. Yang jelas kalo keinginan dan usaha kita kuat, insyaAllah pasti ada jalan :). 
Sampelah akhirnya pindah ke rumah baru. Sekitar bulan juli 2012. Inget banget saat itu lagi puasa. Dan  harus bolak balik rumah kontrakan dan rumah baru tuk mindahin barang-barang. Gak kebayang lelahnya. Tapi, alhamdulillah terbayarkan dengan leganya bisa punya rumah dan langsung tidur disana malam itu setelah pasang AC. Jadi inget, saya harus makan buat ama suami, satu bungkus nasi buat berdua. Karena ternyata beli nasinya kurang. Tukang AC nya ada 2 orang ternyata. Ditambah sama adik ipar, akhirnya kurang satu. Jadi deh, makan nasi berdua suami. So sweet banget, tapi masih laper.. Haha...
Tinggal dirumah baru pastinya harus benah-benah n rapi-rapi dulu. Setelah selesai beres-beres, ngerasa ada yang kurang. Yaitu tanaman. Untuk mempercantik dan memperi…