Langsung ke konten utama

Suamiku

Suamiku, aku ingin bercerita sesuatu padamu..
Sesuatu tentang kita, tentang masa depan kita, tentang hari kita nanti...hari tua kita
Meski kita tak tahu sampai kapan umur ini diberikan Tuhan untuk kita...
Yang terpenting aku selalu berrharap dan berdo'a padaNya...
Agar Allah selalu menaburkan benih-benih cinta pada kita...
Rasa kasih dan sayang...hingga maut yang memisahkan...
Cinta, kasih dan sayang yang slalu kita labuhkan untuk beribadah dan mendekatkan diri padaNya...
Bersama anak-anak kita kelak....

Ku slalu meminta padaNya, agar aku slalu bisa menikmati senyum dan candamu setiap hari
Merasakan kecupan sayang dan pelukan hangat stiap berangkat dan sepulang kerja...
Menyiapkan pakaian dan makananmu setiap hari...
Menunggu kedatanganmu dirumah dan di kamar nyaman kita...
Meski kau pulang ke rumah dalam keadaan lelah...namun jarang kulihat raut letih di wajahmu, tidak sepertiku yang tak bisa sembunyikan perasaan...:). Trima kasih tlah mengerti aku.

Ku slalu berdo'a agar Allah slalu melindungi mu dimana pun berada....
Menjagamu dalam perjalanan ke tempat kerja dan pulang kembali ke rumah...
Mungkin suatu saat aku akan sangat merindukan masa-masa itu...
Dan aku sangat ingin sekali memberikan hadiah kecil untukmu yang pasti membuatmu akan lebih bahagia saat pulang ke rumah...

Suamiku... Kaulah kebanggaanku...
Setiap hari memeras keringat dan pikiran dalam menghidupi keluarga
Tanpa pernah sedikitpun kau ucapkan kata lelah... Sampai akupun tak tahu apa yang sedang kau pikirkan... Kau sangat pintar menyembunyikannya...

Suamiku...
Kaulah imamku... Imam kami di rumah ini...
Apapun yang engkau perintahkan, pasti akan kulakukan...karena engkaulah syurga bagi ku...
Terbetik berjuta harapan padamu dalam membimbing rumah tangga ini, rumah tangga yang ingin kita bangun hingga beranak cucu nanti...rumah tangga yang sakinah mawaddah dan rahmah...

Suamiku, engkaulah yang pertama kali kuterima sebagai orang yang akan mengajakku berlayar dikehidupanmu...Karena ku yakin akan dirimu...
Karena kupercaya bahwa engkaulah yang bisa menjadi nahkodaku, dan aku akan membantumu menjadi navigatornya...berlayar melewati ombak, Kita bersama-sama mengarungi samudra kehidupan...
Meski kadang ombak siap sedia menerjang kapal kita. Namun kuyakin, kita bisa menenangkannya...

Suamiku...terima kasih kau tlah ajarkanku banyak hal
Arti hidup, kebijaksanaan dan kesabaran...
Terima kasih kau tlah banyak mengerti akan aku, istrimu. Sifat cengeng dan cerewetku yang terkadang sulit ku kontrok. Terima kasih atas semuanya. Sekali lagi, terima kasih... Dan aku sangat mencintaimu...

Engkau yang mengajak dan membimbing ku dalam berbuat dan memikirkan hal yang tepat...
Mengajarkanku dengan ilmu kesabaranmu...

Semoga Allah slalu memberikan kesehatan dan kekuatan untukmu
Memberikan rezki yang berkah, halal dan berlimpah padamu...
Agar kau bisa membantu keluarga dan banyak orang...
Semoga Allah slalu mempermudah jalanmu...melancarkan sluruh urusanmu...
Agar aku tak lagi khawatir lagi akan kesulitanmu...dan kau bisa menjadi yang yerbaik di kehidupanmu...

Semoga engkau bisa menjadi orang yang bermanfaat dan bisa menolong banyak orang...
Sebab hingga saat ini tak tega rasanya diri ini, melihat engkau membanting tulang seorang diri untuk menghidupi semua keluarga....mendorongku untuk terus berusaha dan yakin demi anak kita...
Aku slalu memohon pada yang Kuasa untuk kelancaran semua urusan-urusanmu...pekerjaanmu,  pendidikanmu dan segalanya... Hingga kuingin suatu saat nanti, kita bisa berhijrah di negeri orang. Meraup lebih banyak ilmu lagi. Bersamamu...

Semoga Tuhan slalu menjagamu, melindungimu di setiap langkahmu di luar sana...
Apapun yang kau cari di luar rumah, aku yakin pasti kau lakukan untuk keluarga kita...
Pasti sesuatu yang halal dan berkah bagi kita semua...
Karena kutahu, engkau tak kan membiar sedikitpun ada sesuatu yang tidak halal masuk ke dalam tubuh kami...
Dan engkau juga pasti tahu, bahwa aku lebih bisa menahan lapar dan semua keinginanku daripada menahan semua azab Tuhan atas hal-hal yang tidak berkah... Kau tahu itu...

Suamiku... Kuingin kau tak kan pernah melupakanku
Meski disaat aku mulai menua dan kulitku mulai keriput, tak lagi kencang
Meski aku mulai pikun dan mulai banyak lupa
Disaat gigiku sudah mulai copot dan punggungku membungkuk
Meski di luar sana sangat banyak wanita-wanita menggoda lainnya
Tapi, aku percaya bahwa kau pasti akan tetap menjaga cinta kita dan mengingat semua akan perjuangan yang sudah kita jalani...
Bahwa komitmen kita, tuk saling percaya, saling menjaga, dan saling memahami....
Bahwa aku pasti akan slalu setia jika kau pun tetap setia
Bahwa aku akan tetap selalu mencintaimu jika kau pun tetap mencintaiku...
Disaat aku tak bisa berbuat apa-apa lagi untukmu...

Ku ingin kau tetap tahu, bahwa jauh di lubuk hatiku, bahwa aku akan slalu tetap mencintaimu..

Slalu ajarkan aku akan kehidupan...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Dokter di Hermina Bekasi

Nah,  kali ini sempet2in mo nulis pengalaman semalam ke hermina.  Meski udah lama banget pengen tulisin satu2 dokter yg pernah ditemui di hermina.  So far,  hampir sebagian besar saya cocok sm dokter2 yang ada di RS ini.  Meskipun Hermina sekarang udah gak kayak RS dulu yang rasanya lebih nyaman dr segi fasilitas.  Karena sejak berubah jd RS umum,  pelayanannya sepertinya sedikit menurun. Namun,  saya gak bahas soal itu.  Tapi bahas soal dokter aja deh.. Hehe.. Kalo soal dokter bagus nggak bagus sih relatif,  karena dokter itu cocok2an menurut saya.  Gak harus dokter yang bayarannya mahal itu selalu bagus,  n sebaliknya.  Yg penting kita cocok n nyaman sama dokternya,  udah gitu aja, pasti berikut2nya bakalan balik lagi sm dokter itu.  Semoga setelah dibikin review beberapa dokter berikut,  bisa membuat saya tetap mengingat jasa2 mereka...
Pertama,  dokter marly susanti. dokter kandungan. Dokter yang lewat dia saya akhirnya hamil n alhamdulillah lancar sampe lahiran. Keguguran 2x n …

Backpacker Pulau Pari

Hamil Qeena sekitar 5 bulan diajak jalan lagi sama suami. Kali ini yang deket aja sebenernya tp mesti nyebrangin lautan dulu. Yaitu ke pulau Pari di Kepulauan Seribu. Berangkat satu alumni games COC jaman blm ada kakak dulu. Kita jalan sebelum subuh dan subuh di daerah muara angke kalo ga salah. Nuansanya masih nuansa ngantuk tp ternyata udah rameee banget yang ada disana.. Ya, rata2 para wisatawan lokal yang mau berkelana ke kepulauan seribu. Ada banyak pulau yang bisa dinikamati di sana. Tapi kita memilih ke pulau pari. Pulau yang sudah sempat di survey oleh salah seorang rekan suami. 
Habis sholat subuh, para suami mengantri buat dapetin tiket boat dr dinas perhubungan, denger kabar sih kapalnya lebih nyaman mirip speed boat (ntah bener ntah engga, bunda juga ga liat, mirip kapal pesiar gitu katanya, wakaka). Harga tiketnya sedikit lebih mahal tapi ga mahal2 banget juga. Ga sampe 50rb. Trus ternyta utk yang bisa naik ke kapal iu dibatesin dong, cm bs sktr 5orang per pulau. Jadi it…

Hikmah dari sebuah Bunga (cara menumbuhkan kembali bunga yang mati)

Setiap cewe pasti pengen rumahnya tampak indah dengan bunga-bunga. Begitu juga saya. Alhamdulillah akhirnya bisa nyicil rumah. Salut tak terhingga sama suami. Yang jelas kalo keinginan dan usaha kita kuat, insyaAllah pasti ada jalan :). 
Sampelah akhirnya pindah ke rumah baru. Sekitar bulan juli 2012. Inget banget saat itu lagi puasa. Dan  harus bolak balik rumah kontrakan dan rumah baru tuk mindahin barang-barang. Gak kebayang lelahnya. Tapi, alhamdulillah terbayarkan dengan leganya bisa punya rumah dan langsung tidur disana malam itu setelah pasang AC. Jadi inget, saya harus makan buat ama suami, satu bungkus nasi buat berdua. Karena ternyata beli nasinya kurang. Tukang AC nya ada 2 orang ternyata. Ditambah sama adik ipar, akhirnya kurang satu. Jadi deh, makan nasi berdua suami. So sweet banget, tapi masih laper.. Haha...
Tinggal dirumah baru pastinya harus benah-benah n rapi-rapi dulu. Setelah selesai beres-beres, ngerasa ada yang kurang. Yaitu tanaman. Untuk mempercantik dan memperi…