Langsung ke konten utama

Kenapa Menulis Di Blog (Day 1)

Menulis Di blog lagi?
Pertanyaan ini yang sering terlintas di pikiran di saat beberapa orang terdekat memberikan saran, "Kamu nulis lagi aja".

Beberapa saran dari mereka karena aku keseringan menulis caption panjang-panjang di status sosial media instagram. Beberapa yang lain seperti suami misalkan, mungkin biar istrinya gak terlalu bawel kirim chat panjang-panjang tentang keseharian bersama anak-anak. Entah beberapa alasan yang menurut mereka penting lainnya yang membuat diri ini membulatkan tekad untuk mulai ngeblog lagi. Dengan 2 bocah yang lagi masa-masa petakilannya, dan seabrek kerjaan lainnya yang menanti. kuharus tetap semangat. Dengan mengikuti challenge dari blog perempuan ini minimal setidaknya bisa menjadi pemacu semangat, yang awalnya malas untuk memulai. Jadi mau gak mau. Ketika sudah niat memulai, maka kamu wajib menuntaskannya hingga selesai.

Jadi alasan yang super simpel kalau ditanya, kenapa sih menulis di blog?
Kalau pertanyaan ini diajukan dari dulu hingga sekarang yang alasannya gak terlalu jauh berbeda yaitu klasik banget sebenarnya. Hanya mau mencurahkan seluruh isi pikiran dan hati yang tidak bisa terungkapkan oleh kata-kata. Kita bebas mengekspresikan apa yang kita pikirkan. Bebas mengeluarkan bentuk emosional yang kita rasakan di blog kita sendiri. Ibaratnya rumah. Ya suka-suka gue, mau nangis mau marah mau berbagi cerita bermanfaat, mau berbagi cerita unfaedah sekalipun.

Ditambah lagi kesibukan menjadi ibu yang rasanya waktu 24 jam itu gak cukup. Terang saja, lagi masak kadang ngomel sendiri dalam hati, lagi cuci piring tiba-tiba teringat kejadiaan saat menjemput anak di sekolah, trus mikir dan ngobrol sendiri di dalam hati. Ya begitulah penampakan dan ciri khas seorang yang introvert atau memiliki emosi ke dalam. Cenderung ngobrol dan ngoceh dalam hati. Lama-lama kalo kepenuhan dan tidak tersalurkan dengan baik, bisa berdampak dengan emosinya yang naik-turun. Ditambah lagi dengan periode menstruasi para wanita. Udah deh itu, tamat.

Nah, dengan menuis di blog. Bisa membuat hati menjadi lega dong ya. Apapun bisa disalurkan dengan kalimat yangbisa kita tata sebelumnya. Syukur-syukur jika tulisan yang kita buat bisa menjadi pelajaran bagi banyak orang. Membuat orang menemukan salah satu solusi dari bebeberapa masalah. Rasanya mungkin bisa double  bahagia. Intinya sih untuk saat ini masih sekedar menyalurkan hal itu saja. belum tahu untuk kedepan jika dunia persilatan di rumah sudah mulai sepi. Mungkin bisa dibikin resolusi ke depan untuk berpikir menulis untuk bisa menghasilkan. Lumayan kan buat nambah-nambah uang jajan, untuk sekedar Skin care-an. Sekian

Komentar

Favorit

RESONANSI JIWA... (*Cintailah Cinta”)

“Memang menyakitkan ketika Kita mencintai seseorang, namun Ia tidak membalasnya. Tetapi yang lebih menyakitkan adalah ketika Kita mencintai seseorang dan Kita tidak pernah dapat menumbuhkan keberanian untuk mengungkapkan perasaan Kita padanya. “***

Usai ngobrol dengan salah seorang teman yang bertanya kira-kira seperti ini, “ Apa ya kira-kira yang akan terjadi dengan kehidupan kita 10 tahun kedepan??? “Hm... lucu juga kalo kita bisa mengingat kembali masa-masa lalu yang telah di lewati. Putih, hitam, terang dan gelapnya hidup kita mewarnai setiap langkah manusia. Jadi ingat satu kata dari orang tua... “Nak ... hidup ini yaa... dijalani ajah. Jangan dipikirkan bagaimana n seperti apa kita nanti... Yang jelas kita berjuang dalam kehidupan... “ Merdekaaa... hehe(just kid) ^_*Lalu, memory otak kembali berputar, ingat kejadian saat-saat kuliah, terkesan dengan salah seorang pembicara dalam sebuah training motivasi. Pembicara tersebut menyampaikan cara dia menjalani hidup yang memang kita t…

Review Dokter di Hermina Bekasi

Nah,  kali ini sempet2in mo nulis pengalaman semalam ke hermina.  Meski udah lama banget pengen tulisin satu2 dokter yg pernah ditemui di hermina.  So far,  hampir sebagian besar saya cocok sm dokter2 yang ada di RS ini.  Meskipun Hermina sekarang udah gak kayak RS dulu yang rasanya lebih nyaman dr segi fasilitas.  Karena sejak berubah jd RS umum,  pelayanannya sepertinya sedikit menurun. Namun,  saya gak bahas soal itu.  Tapi bahas soal dokter aja deh.. Hehe.. Kalo soal dokter bagus nggak bagus sih relatif,  karena dokter itu cocok2an menurut saya.  Gak harus dokter yang bayarannya mahal itu selalu bagus,  n sebaliknya.  Yg penting kita cocok n nyaman sama dokternya,  udah gitu aja, pasti berikut2nya bakalan balik lagi sm dokter itu.  Semoga setelah dibikin review beberapa dokter berikut,  bisa membuat saya tetap mengingat jasa2 mereka...
Pertama,  dokter marly susanti. dokter kandungan. Dokter yang lewat dia saya akhirnya hamil n alhamdulillah lancar sampe lahiran. Keguguran 2x n …

Hikmah dari sebuah Bunga (cara menumbuhkan kembali bunga yang mati)

Setiap cewe pasti pengen rumahnya tampak indah dengan bunga-bunga. Begitu juga saya. Alhamdulillah akhirnya bisa nyicil rumah. Salut tak terhingga sama suami. Yang jelas kalo keinginan dan usaha kita kuat, insyaAllah pasti ada jalan :). 
Sampelah akhirnya pindah ke rumah baru. Sekitar bulan juli 2012. Inget banget saat itu lagi puasa. Dan  harus bolak balik rumah kontrakan dan rumah baru tuk mindahin barang-barang. Gak kebayang lelahnya. Tapi, alhamdulillah terbayarkan dengan leganya bisa punya rumah dan langsung tidur disana malam itu setelah pasang AC. Jadi inget, saya harus makan buat ama suami, satu bungkus nasi buat berdua. Karena ternyata beli nasinya kurang. Tukang AC nya ada 2 orang ternyata. Ditambah sama adik ipar, akhirnya kurang satu. Jadi deh, makan nasi berdua suami. So sweet banget, tapi masih laper.. Haha...
Tinggal dirumah baru pastinya harus benah-benah n rapi-rapi dulu. Setelah selesai beres-beres, ngerasa ada yang kurang. Yaitu tanaman. Untuk mempercantik dan memperi…