Langsung ke konten utama

Rasanya pengen gak pulang aja...

Sedih... Ya pastilah sedih melihat postingan itu. Mungkin masing-masing orang punya sikap yang berbeda-beda saat mengalami kejadian yang sama. Tapi, aku hanya bisa merasakan sedih ketika melihatnya.

Hari itu papa posting foto buka bersama keluarga di kampung. Mulai dari mama, nenek, kakak dan adik beserta cucu-cucu berkumpul semua. Bahagia sepertinya. Dan aku pun bahagia melihat wajah-wajah semua keluarga yang sangat gembira.

Tapi, mengapa hati ingin menangis sekuat-kuatnya? Tak tahu apa karena rindu akan semuanya, sehingga juga ingin kumpul bersama.

Atau karena aku tidak ada disana?
Mengapa foto itu diposting?

Sedangkan masih seorang anak yang lain di pulau yang berbeda. Tidakkah aku dianggap lagi sebagai seorang anak? Tidakkah ada rasa rindu mereka padaku?

Tak beberapa lama kemudian. Di pertengahan juli, papa kembali mengupload sebuah foto yang membuat hati ini makin teriris-iris. Foto penyerahan hadiah dari kakak dan ipar pada adikku yang baru saja melahirkan anak kembar. Mungkin itu kebahagian yang amat sangat bagi papa, mama dan keluarga di kampung. Papa men-tag beberapa orang keluarga. Dan disana papa pun men-tag orang lain yang jelas-jelas bukan keluarga. Sedang aku, aku sama sekali tak dianggap, tak diingat. Mungkin aku sudah dianggap tidak ada lagi di keluarga itu. Keluarga yang selama ini aku banggakan. Keluarga yang selama ini membuat teman-teman cemburu dengan perhatiannya. Tapi, ....

Tak ingin terlalu banyak berharap. Tak ingin sedih dan luka berkali-kali. Sakit dan pedihnya hati ini hanya bisa kubalas dengan do'a dihadapanNya...untuk kebahagian mereka...
Mengingat beberapa kejadian inilah yang membuat hati tak terlalu ingin pulang. Belum lagi kejadian lain yang akan aku hadapi nantinya. Ya Allah... Kuatkan hamba...

Komentar

Favorit

RESONANSI JIWA... (*Cintailah Cinta”)

“Memang menyakitkan ketika Kita mencintai seseorang, namun Ia tidak membalasnya. Tetapi yang lebih menyakitkan adalah ketika Kita mencintai seseorang dan Kita tidak pernah dapat menumbuhkan keberanian untuk mengungkapkan perasaan Kita padanya. “***

Usai ngobrol dengan salah seorang teman yang bertanya kira-kira seperti ini, “ Apa ya kira-kira yang akan terjadi dengan kehidupan kita 10 tahun kedepan??? “Hm... lucu juga kalo kita bisa mengingat kembali masa-masa lalu yang telah di lewati. Putih, hitam, terang dan gelapnya hidup kita mewarnai setiap langkah manusia. Jadi ingat satu kata dari orang tua... “Nak ... hidup ini yaa... dijalani ajah. Jangan dipikirkan bagaimana n seperti apa kita nanti... Yang jelas kita berjuang dalam kehidupan... “ Merdekaaa... hehe(just kid) ^_*Lalu, memory otak kembali berputar, ingat kejadian saat-saat kuliah, terkesan dengan salah seorang pembicara dalam sebuah training motivasi. Pembicara tersebut menyampaikan cara dia menjalani hidup yang memang kita t…

Review Dokter di Hermina Bekasi

Nah,  kali ini sempet2in mo nulis pengalaman semalam ke hermina.  Meski udah lama banget pengen tulisin satu2 dokter yg pernah ditemui di hermina.  So far,  hampir sebagian besar saya cocok sm dokter2 yang ada di RS ini.  Meskipun Hermina sekarang udah gak kayak RS dulu yang rasanya lebih nyaman dr segi fasilitas.  Karena sejak berubah jd RS umum,  pelayanannya sepertinya sedikit menurun. Namun,  saya gak bahas soal itu.  Tapi bahas soal dokter aja deh.. Hehe.. Kalo soal dokter bagus nggak bagus sih relatif,  karena dokter itu cocok2an menurut saya.  Gak harus dokter yang bayarannya mahal itu selalu bagus,  n sebaliknya.  Yg penting kita cocok n nyaman sama dokternya,  udah gitu aja, pasti berikut2nya bakalan balik lagi sm dokter itu.  Semoga setelah dibikin review beberapa dokter berikut,  bisa membuat saya tetap mengingat jasa2 mereka...
Pertama,  dokter marly susanti. dokter kandungan. Dokter yang lewat dia saya akhirnya hamil n alhamdulillah lancar sampe lahiran. Keguguran 2x n …

Hikmah dari sebuah Bunga (cara menumbuhkan kembali bunga yang mati)

Setiap cewe pasti pengen rumahnya tampak indah dengan bunga-bunga. Begitu juga saya. Alhamdulillah akhirnya bisa nyicil rumah. Salut tak terhingga sama suami. Yang jelas kalo keinginan dan usaha kita kuat, insyaAllah pasti ada jalan :). 
Sampelah akhirnya pindah ke rumah baru. Sekitar bulan juli 2012. Inget banget saat itu lagi puasa. Dan  harus bolak balik rumah kontrakan dan rumah baru tuk mindahin barang-barang. Gak kebayang lelahnya. Tapi, alhamdulillah terbayarkan dengan leganya bisa punya rumah dan langsung tidur disana malam itu setelah pasang AC. Jadi inget, saya harus makan buat ama suami, satu bungkus nasi buat berdua. Karena ternyata beli nasinya kurang. Tukang AC nya ada 2 orang ternyata. Ditambah sama adik ipar, akhirnya kurang satu. Jadi deh, makan nasi berdua suami. So sweet banget, tapi masih laper.. Haha...
Tinggal dirumah baru pastinya harus benah-benah n rapi-rapi dulu. Setelah selesai beres-beres, ngerasa ada yang kurang. Yaitu tanaman. Untuk mempercantik dan memperi…