Langsung ke konten utama

2 Tahun Pernikahan

Alhamdulillah, hari ini tepat 2 tahun menikah. Dua tahun yang lalu, di pagi seperti ini di rumah sudah mulai ribut dengan persiapan pernikahan yang dimulai ba'da jum'at. Waktu berlari begitu cepat. Sungguh tak terasa, sudah berada di titik 2 tahun ini.

Pagi ini tak banyak yang berubah. Masih seperti hari minggu-hari minggu sebelumnya. Bangun dari tempat tidur dan masih berleha-leha karena hari minggu sepertinya hari bermalas-malasan bagi kami. Selain itu sejak seminggu yang lalu aku sudah tak bisa kemana-mana. Hanya bedrest di rumah, tepatnya di tempat tidur. Ditambah lagi kemaren, disaat periksa ke dokter, disarankan untuk tidak terlalu capek dulu. Tapi, aku tak tahu apa calon janin ini bisa bertahan kuat di rahimku. Sejak sabtu kemaren, sudah terlihat ada gumpalan-gumpalan kecil yang keluar. Meski di perut masih terasa ada cengkeraman kecil yang menggenggam rahimku. Aku tak tahu, apakah masih baik-baik saja atau seperti apa. 

Pastinya berharap semuanya baik. Meskipun harus selalu siap dengan kemungkinan terburuk. Aku hanya berharap jika hamil nanti, diberikan kehamilan yang sehat dan melahirkan anak yang sehat pula. 

Jadi, begitulah kesimpulannya di pagi cerah ini, di ulang tahun pernikahan kami yang masih seumur jagung. Tak ada yang istimewa. Karena hampir setiap harinya aku merasakan keistimewaan yang terjadi. Ditambah dengan kondisi tubuh yang tidak memungkinkan bagiku untuk pergi kemana-mana.

Sepertinya sekian dulu, nanti kita sambung lagi.

Komentar

Favorit

RESONANSI JIWA... (*Cintailah Cinta”)

“Memang menyakitkan ketika Kita mencintai seseorang, namun Ia tidak membalasnya. Tetapi yang lebih menyakitkan adalah ketika Kita mencintai seseorang dan Kita tidak pernah dapat menumbuhkan keberanian untuk mengungkapkan perasaan Kita padanya. “***

Usai ngobrol dengan salah seorang teman yang bertanya kira-kira seperti ini, “ Apa ya kira-kira yang akan terjadi dengan kehidupan kita 10 tahun kedepan??? “Hm... lucu juga kalo kita bisa mengingat kembali masa-masa lalu yang telah di lewati. Putih, hitam, terang dan gelapnya hidup kita mewarnai setiap langkah manusia. Jadi ingat satu kata dari orang tua... “Nak ... hidup ini yaa... dijalani ajah. Jangan dipikirkan bagaimana n seperti apa kita nanti... Yang jelas kita berjuang dalam kehidupan... “ Merdekaaa... hehe(just kid) ^_*Lalu, memory otak kembali berputar, ingat kejadian saat-saat kuliah, terkesan dengan salah seorang pembicara dalam sebuah training motivasi. Pembicara tersebut menyampaikan cara dia menjalani hidup yang memang kita t…

Review Dokter di Hermina Bekasi

Nah,  kali ini sempet2in mo nulis pengalaman semalam ke hermina.  Meski udah lama banget pengen tulisin satu2 dokter yg pernah ditemui di hermina.  So far,  hampir sebagian besar saya cocok sm dokter2 yang ada di RS ini.  Meskipun Hermina sekarang udah gak kayak RS dulu yang rasanya lebih nyaman dr segi fasilitas.  Karena sejak berubah jd RS umum,  pelayanannya sepertinya sedikit menurun. Namun,  saya gak bahas soal itu.  Tapi bahas soal dokter aja deh.. Hehe.. Kalo soal dokter bagus nggak bagus sih relatif,  karena dokter itu cocok2an menurut saya.  Gak harus dokter yang bayarannya mahal itu selalu bagus,  n sebaliknya.  Yg penting kita cocok n nyaman sama dokternya,  udah gitu aja, pasti berikut2nya bakalan balik lagi sm dokter itu.  Semoga setelah dibikin review beberapa dokter berikut,  bisa membuat saya tetap mengingat jasa2 mereka...
Pertama,  dokter marly susanti. dokter kandungan. Dokter yang lewat dia saya akhirnya hamil n alhamdulillah lancar sampe lahiran. Keguguran 2x n …

Hikmah dari sebuah Bunga (cara menumbuhkan kembali bunga yang mati)

Setiap cewe pasti pengen rumahnya tampak indah dengan bunga-bunga. Begitu juga saya. Alhamdulillah akhirnya bisa nyicil rumah. Salut tak terhingga sama suami. Yang jelas kalo keinginan dan usaha kita kuat, insyaAllah pasti ada jalan :). 
Sampelah akhirnya pindah ke rumah baru. Sekitar bulan juli 2012. Inget banget saat itu lagi puasa. Dan  harus bolak balik rumah kontrakan dan rumah baru tuk mindahin barang-barang. Gak kebayang lelahnya. Tapi, alhamdulillah terbayarkan dengan leganya bisa punya rumah dan langsung tidur disana malam itu setelah pasang AC. Jadi inget, saya harus makan buat ama suami, satu bungkus nasi buat berdua. Karena ternyata beli nasinya kurang. Tukang AC nya ada 2 orang ternyata. Ditambah sama adik ipar, akhirnya kurang satu. Jadi deh, makan nasi berdua suami. So sweet banget, tapi masih laper.. Haha...
Tinggal dirumah baru pastinya harus benah-benah n rapi-rapi dulu. Setelah selesai beres-beres, ngerasa ada yang kurang. Yaitu tanaman. Untuk mempercantik dan memperi…