Langsung ke konten utama

Maaf...

Tak tahu apa yang terjadi. Yang jelas ini semua berawal dari ku. Aku mengacaukan semua. Di hari yang spesial bagi kami. Aku membuat suami marah. Rasa takut dan trauma tak mampu membendungku untuk mengatakan hal yang tak seharusnya pada suami. Kejadian yang berkali-kali ku alami membuat diri tak mampu berpikir jernih. Rasa takut akan kekecewaan, akan kejadian yang berulang menghantuiku. Ditambah lagi dengan tatapan khawatir dokter kemaren. Dokter sempat menanyakan siklusku yang maju. Sepertinya dia mengisyaratkan jika kantung hamil itu sudah lama berada di rahimku. Dengan kata lain, aku telah hamil beberapa minggu.

Namun, kejadian yang kualami seminggu ini membuatku betul-betul trauma dan takut. Takut jika kekecewaan kembali terjadi. Takut membuat semua impian yang baru tadi disebutkan suami kembali berakhir dengan kekecewaan. Pikiranku menjadi semakin sempit. Dtambah lagi di saat mandi aku terus memdapatkan flek. Dan rasa pusing itu. Slalu pusing disaat-saat tertentu. Yang tak sanggup bagiku untuk berbuat apapun.

Kadang muncul rasa yang tak nyaman melihat rumah berantakan, melihat cucian menumpuk, dan piring yang belum dicuci di dapur. Meskipun aku selalu berusaha untuk tidak meikirkannya. Namun, kadang tangan ini tak bisa untuk tidak memegangnya. Dua kesalahan yang aku lakukan kemaren, pertama aku   Terlalu menguras tenaga di hari sabtu. Tak tahu kenapa, setelah semua kulakukan. Sedikit mengganti alas kasur dan memberikan pelayanan bagi suami. Terasa begitu letih, pinggangku kembali meregang. Jadilah akhirnya aku melihat flek yang awalnya hanya sedikit-sedikit mulai bertambah.

Kedua, awal dari flek itu terjadi. Aku yakin disaat itu di rahim ini sudah terdapat calon anakku. Tapi semua yang terjadi tak dapat terelakkan. Saat ini aku tak tahu harus bagaimana lagi. Seperti yang dikatakan suami, aku harus tetap menjaga anak ini sampai mendapat vonis dokter selanjutnya. Walau bagaimanapun, jika janin ini masih ada. Aku harus tetap menjaganya dan membuat dia tetap ada, untuknya.

Maafkan atas semua yang terjadi. Aku hanya wanita yang selalu dihantui rasa ketakutan. Meskipun setiap hari diri ini selalu berusaha untuk tidak takut. Jalani aja seperti air mengalir. Kalaupun masih banyak kurang dan salahku sebagai seorang istri. Aku hanya bisa mengucap kata, maaf...:'(

Untuk suamiku tercinta, maafkan istrimu...seharusnya ini hari bahagia kita. Tak seharusnya ku menjadikan hari ini seperti hari neraka. 

Komentar

Favorit

RESONANSI JIWA... (*Cintailah Cinta”)

“Memang menyakitkan ketika Kita mencintai seseorang, namun Ia tidak membalasnya. Tetapi yang lebih menyakitkan adalah ketika Kita mencintai seseorang dan Kita tidak pernah dapat menumbuhkan keberanian untuk mengungkapkan perasaan Kita padanya. “***

Usai ngobrol dengan salah seorang teman yang bertanya kira-kira seperti ini, “ Apa ya kira-kira yang akan terjadi dengan kehidupan kita 10 tahun kedepan??? “Hm... lucu juga kalo kita bisa mengingat kembali masa-masa lalu yang telah di lewati. Putih, hitam, terang dan gelapnya hidup kita mewarnai setiap langkah manusia. Jadi ingat satu kata dari orang tua... “Nak ... hidup ini yaa... dijalani ajah. Jangan dipikirkan bagaimana n seperti apa kita nanti... Yang jelas kita berjuang dalam kehidupan... “ Merdekaaa... hehe(just kid) ^_*Lalu, memory otak kembali berputar, ingat kejadian saat-saat kuliah, terkesan dengan salah seorang pembicara dalam sebuah training motivasi. Pembicara tersebut menyampaikan cara dia menjalani hidup yang memang kita t…

Review Dokter di Hermina Bekasi

Nah,  kali ini sempet2in mo nulis pengalaman semalam ke hermina.  Meski udah lama banget pengen tulisin satu2 dokter yg pernah ditemui di hermina.  So far,  hampir sebagian besar saya cocok sm dokter2 yang ada di RS ini.  Meskipun Hermina sekarang udah gak kayak RS dulu yang rasanya lebih nyaman dr segi fasilitas.  Karena sejak berubah jd RS umum,  pelayanannya sepertinya sedikit menurun. Namun,  saya gak bahas soal itu.  Tapi bahas soal dokter aja deh.. Hehe.. Kalo soal dokter bagus nggak bagus sih relatif,  karena dokter itu cocok2an menurut saya.  Gak harus dokter yang bayarannya mahal itu selalu bagus,  n sebaliknya.  Yg penting kita cocok n nyaman sama dokternya,  udah gitu aja, pasti berikut2nya bakalan balik lagi sm dokter itu.  Semoga setelah dibikin review beberapa dokter berikut,  bisa membuat saya tetap mengingat jasa2 mereka...
Pertama,  dokter marly susanti. dokter kandungan. Dokter yang lewat dia saya akhirnya hamil n alhamdulillah lancar sampe lahiran. Keguguran 2x n …

Hikmah dari sebuah Bunga (cara menumbuhkan kembali bunga yang mati)

Setiap cewe pasti pengen rumahnya tampak indah dengan bunga-bunga. Begitu juga saya. Alhamdulillah akhirnya bisa nyicil rumah. Salut tak terhingga sama suami. Yang jelas kalo keinginan dan usaha kita kuat, insyaAllah pasti ada jalan :). 
Sampelah akhirnya pindah ke rumah baru. Sekitar bulan juli 2012. Inget banget saat itu lagi puasa. Dan  harus bolak balik rumah kontrakan dan rumah baru tuk mindahin barang-barang. Gak kebayang lelahnya. Tapi, alhamdulillah terbayarkan dengan leganya bisa punya rumah dan langsung tidur disana malam itu setelah pasang AC. Jadi inget, saya harus makan buat ama suami, satu bungkus nasi buat berdua. Karena ternyata beli nasinya kurang. Tukang AC nya ada 2 orang ternyata. Ditambah sama adik ipar, akhirnya kurang satu. Jadi deh, makan nasi berdua suami. So sweet banget, tapi masih laper.. Haha...
Tinggal dirumah baru pastinya harus benah-benah n rapi-rapi dulu. Setelah selesai beres-beres, ngerasa ada yang kurang. Yaitu tanaman. Untuk mempercantik dan memperi…