Langsung ke konten utama

Kenangan Masa Kecil (Day 25)

Kenangan masa kecilku pertama kalinya teringat adalah disaat berusia sekitar 3tahun. Seorang anak yang sangat rajin sekali membantu ibunya. Senang menyapu halaman hingga dua rumah besar sudah disapunya setiap sore. Selain rajin berbenah, dia juga rajin menggunakan alat make up ibunya dan rajin membantu kakaknya belajar (baca:mengganggu).
Niatnya sih dulu cuma ingin membantu mama dan kakak, tapi apa daya setiap aku membantu kakak belajar, kaka pasti marah, karena kata kakak aku mengganggu dia, mencoret buku dia. 

Permah suatu hari kami diikutkan lomba mewardai tingkat kota di sumatera barat. Aku sangat bersemangat ikut karena aku ikut serta jadi peserta sama seperti kakak. Tapi aku bingug kenapa mereka semua sangat lama mewarnai kertas-kertas yang diberikan om dan tante tadi. Padahal aku sudah selesai 10menit dari mulai awal tadi. Mereka ngapain ya? Hingga aku kepo melihat kertas kakak dan aku sampaikan aku akan bantu kakak biar cepat selesai. Jadilah aku ikut mewarnai kertas kakak dan kaka sedikit marah.

Pada saat pengumuman, diumumkan bahwa kakak dapat harapan 3 lomba mewarnai yang rasanya saat itu dihadiri ratusan orang. Aku yang waktu itu masih sangat kecil, sekitar usia 3 tahun pun merasa tempat yang sangat besar itu menjadi sedikit sumpek.

Ya, kakakku menang, dia dapat juara. Ya, tidak apa-apa karena bagiku itu sudah hal biasa saja. Aku merasa bangga bahwa kakak bisa jadi juara karena aku bantu dia mewarnai. Jadi dia lebih cepat selesai lalu menang, pikirku saat itu. Tapi akhir-akhir setelah kejadian itu kakak sering berkata, 
“Coba aja kami tidak ikut membantu, kakak pasti sudah mendapat juara 1”. Aku tertawa dalam hati sambil bergumam tak percaya. 

Kenangan masa kecil lainnya. Pergi ke kantor papa di kota padang, dari rumah yang jaraknya sekitar setengah jam karena beda kota. Lalu bermain di depan kantor balaikota tempat papa bekerja dengan air mancur didepannya. Aku sangat suka melihatnya. Ditambah dengan sang mama yang memberikan makanan yang saat itu bagiku itu makanan terenak dan terlezat yang tidak bisa dan tidak akan pernah akan aku nikmati jika tidak main ke kantor papa. Ditambah sepulangnya kami diajak main komidi putar di salah satu mall di dekat kantor papa saat itu. Itu masih tahun 80an akhir. Sekarang sudah banyak berubah dan roti coklat tadi tidak lagi menjadi makanan terenak yang aku makan.

Kenangan disaat harus pindah kota karena papa pun pindah tugas. Hidup di kota baru yang masih asing dengan teman-teman yang aku anggap saat itu sangat-sangat baik hidupnya. Disaat dinyanyikan lagi rambut kepang ekor kuda, dilabeli oleh teman-teman baru yang sepantaran dengan ucapa senyum pepsodent. Yang saat itu aku kesal dengan ledekan-ledekan mereka. Baru setelah dewaa paham arti dari senyuman pepsodent tersebut dan kenapa banyak ada gangguan dan ledekan dari beberapa teman. Yang konon kabarnya kalo anak-anak memiliki rasa suka atau ingin kenalan mengajak bermain salah satunya dengan cara demikian.

Komentar

Favorit

RESONANSI JIWA... (*Cintailah Cinta”)

“Memang menyakitkan ketika Kita mencintai seseorang, namun Ia tidak membalasnya. Tetapi yang lebih menyakitkan adalah ketika Kita mencintai seseorang dan Kita tidak pernah dapat menumbuhkan keberanian untuk mengungkapkan perasaan Kita padanya. “***

Usai ngobrol dengan salah seorang teman yang bertanya kira-kira seperti ini, “ Apa ya kira-kira yang akan terjadi dengan kehidupan kita 10 tahun kedepan??? “Hm... lucu juga kalo kita bisa mengingat kembali masa-masa lalu yang telah di lewati. Putih, hitam, terang dan gelapnya hidup kita mewarnai setiap langkah manusia. Jadi ingat satu kata dari orang tua... “Nak ... hidup ini yaa... dijalani ajah. Jangan dipikirkan bagaimana n seperti apa kita nanti... Yang jelas kita berjuang dalam kehidupan... “ Merdekaaa... hehe(just kid) ^_*Lalu, memory otak kembali berputar, ingat kejadian saat-saat kuliah, terkesan dengan salah seorang pembicara dalam sebuah training motivasi. Pembicara tersebut menyampaikan cara dia menjalani hidup yang memang kita t…

Review Dokter di Hermina Bekasi

Nah,  kali ini sempet2in mo nulis pengalaman semalam ke hermina.  Meski udah lama banget pengen tulisin satu2 dokter yg pernah ditemui di hermina.  So far,  hampir sebagian besar saya cocok sm dokter2 yang ada di RS ini.  Meskipun Hermina sekarang udah gak kayak RS dulu yang rasanya lebih nyaman dr segi fasilitas.  Karena sejak berubah jd RS umum,  pelayanannya sepertinya sedikit menurun. Namun,  saya gak bahas soal itu.  Tapi bahas soal dokter aja deh.. Hehe.. Kalo soal dokter bagus nggak bagus sih relatif,  karena dokter itu cocok2an menurut saya.  Gak harus dokter yang bayarannya mahal itu selalu bagus,  n sebaliknya.  Yg penting kita cocok n nyaman sama dokternya,  udah gitu aja, pasti berikut2nya bakalan balik lagi sm dokter itu.  Semoga setelah dibikin review beberapa dokter berikut,  bisa membuat saya tetap mengingat jasa2 mereka...
Pertama,  dokter marly susanti. dokter kandungan. Dokter yang lewat dia saya akhirnya hamil n alhamdulillah lancar sampe lahiran. Keguguran 2x n …

Hikmah dari sebuah Bunga (cara menumbuhkan kembali bunga yang mati)

Setiap cewe pasti pengen rumahnya tampak indah dengan bunga-bunga. Begitu juga saya. Alhamdulillah akhirnya bisa nyicil rumah. Salut tak terhingga sama suami. Yang jelas kalo keinginan dan usaha kita kuat, insyaAllah pasti ada jalan :). 
Sampelah akhirnya pindah ke rumah baru. Sekitar bulan juli 2012. Inget banget saat itu lagi puasa. Dan  harus bolak balik rumah kontrakan dan rumah baru tuk mindahin barang-barang. Gak kebayang lelahnya. Tapi, alhamdulillah terbayarkan dengan leganya bisa punya rumah dan langsung tidur disana malam itu setelah pasang AC. Jadi inget, saya harus makan buat ama suami, satu bungkus nasi buat berdua. Karena ternyata beli nasinya kurang. Tukang AC nya ada 2 orang ternyata. Ditambah sama adik ipar, akhirnya kurang satu. Jadi deh, makan nasi berdua suami. So sweet banget, tapi masih laper.. Haha...
Tinggal dirumah baru pastinya harus benah-benah n rapi-rapi dulu. Setelah selesai beres-beres, ngerasa ada yang kurang. Yaitu tanaman. Untuk mempercantik dan memperi…