Langsung ke konten utama

Pekerjaan Rumah Tangga Yang Disukai (Day 21)

Wow ini pertanyaan yang sulit-sulit ayam untuk di jawab. Karena kalah ditanya pekerjaan yang disukai, imejnya dalam pikiran masing-masih kita tidak akan pernah membenci pekerjaan ini. Tapi kenyataannya pekerjaan yang tidak pernah kelar dan berulang ini membuat kita kadang sulit untuk bisa suka banget. Paling cuma sekedar suka yang membuat kita sedikit llebih bersemangat dan senang ketika mengerjakannya.

Pada umumnya pekerjaan apapun yang jika dilakukan secara terus menerus pasti akan menemukan titik bosannya. Jadi, kita memandangnya secara objektif dulu aja ya. Dan tidak usah dinilai kalau suka berarti tidak akan pernah bosan. Karena saya pasti punya waktu bosan dan tidak ingin mengerjakan apa-apa dari semua pekerjaan ibu rumah tangga tersebut. Hehe. Manusiawi dan ibuwi kan ya, jika kadang muncul rasa bosan.

Baiklah biar gak kepanjangan pengantarnya. Saya ingin runut dan jelaskan satu persatu.

Menyetrika alias menggosok. Dari kedua saudara saya yang perempuan, saya dianggap paling suka menggosok sebenarnya. Disaat kami dulu diberikan tugas masing-masing oleh orang tua. Pasti saya selalu kebagian menggosok pakaian seisi rumah. Selain karena memang waktu itu saya tidak begitu menyukai pekerjaan lainnya yang berhubungan dengan air(karena suka terjadi alergi di tangan). Saya juga senang menggosok karena bisa sambil duduk di depan televisi sembari menonton film kesukaan. 

Setelah berumahtangga, menggosok pekerjaan yang paling saya benci terkadang karena rasanya kain-kain yang sudah saya gosok sebelumnya akan ada lagi keesokan harinya dan tidak pernah ada habisnya (baru nyadar ceritanya). Beda hal dengan memasak misalkan. Kalau kita memasak dan habis m, besok ya bisa masak yang baru lagi dan dengan cita rasa yang berbeda. 
Jadilah sebenarnya saya sedikit lebih menyukai memasak dan eksplorasi masakan di dapur atau membuat beberapa jenis makanan. Jika makanan yang kita buat menghadirkan bahagia dan rasa kenyang untuk sekeluarga rasanya amazing. Tapi tetap memasak itu bisa membuat kita justru bingung karena tidak tahu lagi akan masak apa jika seisi rumah mulai pada bosan dengan menu yang kadang kurang variatif karena bisanya yang simple dan tidak mau terlalu ribet. Nah, saat ini caranya cuma satu. Yaitu makan di luar atau beli makanan. Hehehe

Pekerjaan rumah lainnya yang saya rasa saya sukai yaitu bertamanan. Merawat tanaman bisa membuat kita sedikit santai dan salah satu waktu yang tepat juga bagi saya untuk menyalurkan emosi misalkan sedang memiliki gejolak emosi misalkan. Dengan merawat tanaman yang pasrah mau di seperti apakan oleh sang pemiliknya. Dengan melihat nanti hasil keindaham yang tanaman berikan juga membuat efek lega dan tenang bagi jiwa. Tanaman yang pamrih dan jarang kita pedulikam elah banyak memberikan manfaat dan oksigen buat kehidupan kita. Jadi tidak ada salahnya untuk merawat mereka yang memberikan kehidupan dan kesegaran dalam setiap hari.

Cukup dengan menyiramnya dan memberikan makanan segar berupa pupuk misalkan. Nah, kalo untuk kegiatan ini sebenarnya saya belum menemukan kebosanannya. Hanya saja waktu yang tidak begitu cukup untuk melakukan kegiatan ini. Dikarenakan pekerjaan lain yang jauh lebih membutuhkan tindakan yang terlebih dahulu saya kerjakan. Seperti memasak, mengantar dan menjemput anak sekolah. Membersihkan rumah. 3 pekerjaan yang tidak bisa untuk ditunda bagi saya. Karena kalau memasak akan berhubungan dengan perut-perut yang lapar dari seisi rumah, antar jemput anak sekolah sudah pasti tidak akan bisa ditunda. Dan membersihkan rumah. Dalam rumah yang bersih akan ada jiwa yang sehat, saya percaya ini karena kalau rumah kotor sudah pasti sarang penyakit dan yang di dalam rumah pun sudah pasti jadi lebih gampang sakit.  

Komentar

Favorit

RESONANSI JIWA... (*Cintailah Cinta”)

“Memang menyakitkan ketika Kita mencintai seseorang, namun Ia tidak membalasnya. Tetapi yang lebih menyakitkan adalah ketika Kita mencintai seseorang dan Kita tidak pernah dapat menumbuhkan keberanian untuk mengungkapkan perasaan Kita padanya. “***

Usai ngobrol dengan salah seorang teman yang bertanya kira-kira seperti ini, “ Apa ya kira-kira yang akan terjadi dengan kehidupan kita 10 tahun kedepan??? “Hm... lucu juga kalo kita bisa mengingat kembali masa-masa lalu yang telah di lewati. Putih, hitam, terang dan gelapnya hidup kita mewarnai setiap langkah manusia. Jadi ingat satu kata dari orang tua... “Nak ... hidup ini yaa... dijalani ajah. Jangan dipikirkan bagaimana n seperti apa kita nanti... Yang jelas kita berjuang dalam kehidupan... “ Merdekaaa... hehe(just kid) ^_*Lalu, memory otak kembali berputar, ingat kejadian saat-saat kuliah, terkesan dengan salah seorang pembicara dalam sebuah training motivasi. Pembicara tersebut menyampaikan cara dia menjalani hidup yang memang kita t…

Review Dokter di Hermina Bekasi

Nah,  kali ini sempet2in mo nulis pengalaman semalam ke hermina.  Meski udah lama banget pengen tulisin satu2 dokter yg pernah ditemui di hermina.  So far,  hampir sebagian besar saya cocok sm dokter2 yang ada di RS ini.  Meskipun Hermina sekarang udah gak kayak RS dulu yang rasanya lebih nyaman dr segi fasilitas.  Karena sejak berubah jd RS umum,  pelayanannya sepertinya sedikit menurun. Namun,  saya gak bahas soal itu.  Tapi bahas soal dokter aja deh.. Hehe.. Kalo soal dokter bagus nggak bagus sih relatif,  karena dokter itu cocok2an menurut saya.  Gak harus dokter yang bayarannya mahal itu selalu bagus,  n sebaliknya.  Yg penting kita cocok n nyaman sama dokternya,  udah gitu aja, pasti berikut2nya bakalan balik lagi sm dokter itu.  Semoga setelah dibikin review beberapa dokter berikut,  bisa membuat saya tetap mengingat jasa2 mereka...
Pertama,  dokter marly susanti. dokter kandungan. Dokter yang lewat dia saya akhirnya hamil n alhamdulillah lancar sampe lahiran. Keguguran 2x n …

Hikmah dari sebuah Bunga (cara menumbuhkan kembali bunga yang mati)

Setiap cewe pasti pengen rumahnya tampak indah dengan bunga-bunga. Begitu juga saya. Alhamdulillah akhirnya bisa nyicil rumah. Salut tak terhingga sama suami. Yang jelas kalo keinginan dan usaha kita kuat, insyaAllah pasti ada jalan :). 
Sampelah akhirnya pindah ke rumah baru. Sekitar bulan juli 2012. Inget banget saat itu lagi puasa. Dan  harus bolak balik rumah kontrakan dan rumah baru tuk mindahin barang-barang. Gak kebayang lelahnya. Tapi, alhamdulillah terbayarkan dengan leganya bisa punya rumah dan langsung tidur disana malam itu setelah pasang AC. Jadi inget, saya harus makan buat ama suami, satu bungkus nasi buat berdua. Karena ternyata beli nasinya kurang. Tukang AC nya ada 2 orang ternyata. Ditambah sama adik ipar, akhirnya kurang satu. Jadi deh, makan nasi berdua suami. So sweet banget, tapi masih laper.. Haha...
Tinggal dirumah baru pastinya harus benah-benah n rapi-rapi dulu. Setelah selesai beres-beres, ngerasa ada yang kurang. Yaitu tanaman. Untuk mempercantik dan memperi…