Langsung ke konten utama

Surat untuk Seseorang (Day 16)

Surat untuk Suamiku

Disaat lelah kadang aku lupa menyuguhkan minuman padamu
Disaat Kesibukan mengerjakan pekerjaan rumah dan kesibukan bersama anak-anak membuat ku lupa untuk menyiapkan segala keperluanmu
Dan ketika aku ingatpun, Kau mengatakan tidak apa-apa sembari tersenyum

Disaat anak-anak mulai beranjak dewasa dan ujian demi ujian yang ku lalui dan sering kukeluhkan padamu
Di saat itu emosi demi emosi kulampiaskan kepadamu
Lagi-lagi kau jawab dengan muka tenang dan selang beberapa waktu, Kau pun mencoba memijit pundak dan tanganku

Kadang ku merasa menjadi wanita yang paling buruk didunia
Tidak becus merawat dan menjaga buah cinta kita berdua
Terkadang ku juga merasa menjadi wanita yang kurang beruntung, karena berdiam diri di rumah tanpa bisa membantu apa-apa dalam urusan keuangan rumah tangga kita
Banyak tatapan-tatapan sinis yang tak bisa kuelakkan melihat dirimu yang seolah santai tanpa melakukan apa-apa di rumah
Lalu kembali kau lemparkan senyum bijaksana bahwa kau ingin aku menjaga dan merawat mereka
Membuat ku tersadar dan segera bersyukur atas segala nikmatNya


Pak suami, Istrimu memanglah bukan istri yang sempurna yang memiliki gejolak emosi yang berubah-ubah.
Terima kasih kau telah mencoba pahami dan mengerti
Maafkan aku yang terlalu sering melantunkan nyanyian-nyanyian syahdu lagi merdu di saat engkau mungkin juga membutuhkan semangat dan gairah untuk bekerja
Maafkan aku yang terkadang tidak peka tapi menuntut kepekaan darimu
Maafkan aku dengan segala kekurangan dan kelemahanku
Sebagai istrimu, tulang rusukmu...yang tak pernah luput dari salah
Setiap detik aku tak ingin berhenti berdo'a dan bermunajat pada yang Kuasa
Agar Engkau diberikan kesehatan dan kekuatan bekerja di luar sana.


Komentar

Favorit

RESONANSI JIWA... (*Cintailah Cinta”)

“Memang menyakitkan ketika Kita mencintai seseorang, namun Ia tidak membalasnya. Tetapi yang lebih menyakitkan adalah ketika Kita mencintai seseorang dan Kita tidak pernah dapat menumbuhkan keberanian untuk mengungkapkan perasaan Kita padanya. “***

Usai ngobrol dengan salah seorang teman yang bertanya kira-kira seperti ini, “ Apa ya kira-kira yang akan terjadi dengan kehidupan kita 10 tahun kedepan??? “Hm... lucu juga kalo kita bisa mengingat kembali masa-masa lalu yang telah di lewati. Putih, hitam, terang dan gelapnya hidup kita mewarnai setiap langkah manusia. Jadi ingat satu kata dari orang tua... “Nak ... hidup ini yaa... dijalani ajah. Jangan dipikirkan bagaimana n seperti apa kita nanti... Yang jelas kita berjuang dalam kehidupan... “ Merdekaaa... hehe(just kid) ^_*Lalu, memory otak kembali berputar, ingat kejadian saat-saat kuliah, terkesan dengan salah seorang pembicara dalam sebuah training motivasi. Pembicara tersebut menyampaikan cara dia menjalani hidup yang memang kita t…

Review Dokter di Hermina Bekasi

Nah,  kali ini sempet2in mo nulis pengalaman semalam ke hermina.  Meski udah lama banget pengen tulisin satu2 dokter yg pernah ditemui di hermina.  So far,  hampir sebagian besar saya cocok sm dokter2 yang ada di RS ini.  Meskipun Hermina sekarang udah gak kayak RS dulu yang rasanya lebih nyaman dr segi fasilitas.  Karena sejak berubah jd RS umum,  pelayanannya sepertinya sedikit menurun. Namun,  saya gak bahas soal itu.  Tapi bahas soal dokter aja deh.. Hehe.. Kalo soal dokter bagus nggak bagus sih relatif,  karena dokter itu cocok2an menurut saya.  Gak harus dokter yang bayarannya mahal itu selalu bagus,  n sebaliknya.  Yg penting kita cocok n nyaman sama dokternya,  udah gitu aja, pasti berikut2nya bakalan balik lagi sm dokter itu.  Semoga setelah dibikin review beberapa dokter berikut,  bisa membuat saya tetap mengingat jasa2 mereka...
Pertama,  dokter marly susanti. dokter kandungan. Dokter yang lewat dia saya akhirnya hamil n alhamdulillah lancar sampe lahiran. Keguguran 2x n …

Hikmah dari sebuah Bunga (cara menumbuhkan kembali bunga yang mati)

Setiap cewe pasti pengen rumahnya tampak indah dengan bunga-bunga. Begitu juga saya. Alhamdulillah akhirnya bisa nyicil rumah. Salut tak terhingga sama suami. Yang jelas kalo keinginan dan usaha kita kuat, insyaAllah pasti ada jalan :). 
Sampelah akhirnya pindah ke rumah baru. Sekitar bulan juli 2012. Inget banget saat itu lagi puasa. Dan  harus bolak balik rumah kontrakan dan rumah baru tuk mindahin barang-barang. Gak kebayang lelahnya. Tapi, alhamdulillah terbayarkan dengan leganya bisa punya rumah dan langsung tidur disana malam itu setelah pasang AC. Jadi inget, saya harus makan buat ama suami, satu bungkus nasi buat berdua. Karena ternyata beli nasinya kurang. Tukang AC nya ada 2 orang ternyata. Ditambah sama adik ipar, akhirnya kurang satu. Jadi deh, makan nasi berdua suami. So sweet banget, tapi masih laper.. Haha...
Tinggal dirumah baru pastinya harus benah-benah n rapi-rapi dulu. Setelah selesai beres-beres, ngerasa ada yang kurang. Yaitu tanaman. Untuk mempercantik dan memperi…